Opini

Fenomena Politis Terkini Adalah Salah Satu Bukti Kesaktian Pancasila?

Published

Fenomena Politis Terkini Adalah Salah Satu Bukti Kesaktian Pancasila
Sumber Gambar: matakota.id

Saya melihatnya bahwa para anggota dewan yang terhormat kurang peka dengan situasi yang terjadi saat ini. Tidak hanya teledor, salah waktu dan mereka juga kurang perhitungan dengan cermat.

Apapun alasannya, walaupun ditujukan untuk memperkuat kinerja Badan Pembinaan Ideologi Pancasila​ (BPIP) tetap saja kurang elok dalam pilihan waktunya. Kita semua saat ini sedang berjuang melawan Pandemi yang sangat membahayakan.

Urgensinya menjadi kurang tepat dan mengena. Apalagi berakhir dengan kegaduhan politis, walaupun semuanya tahu bahwa hal akibat ada beberapa pihak yang sengaja menggorengnya.

Seyogyanya, para anggota dewan yang terhormat peka dengan situasi negeri yang sedang memusatkan semua energi untuk melawan musuh bersama yang sangat berbahaya, yaitu Pandemi Covid-19. Musuh bersama kita ini menghancurkan hampir di semua bidang.

Kesehatan masyarakat yang tiba-tiba berantakan, ekonomi yang hancur tiba-tiba, situasi politik yang menghangat tidak karuan, dan masih banyak lagi. Pendek kata, masyarakat dan negeri ini sedang babak-belur.

harusnya para anggota dewan yang terhormat tahu bahwa usulannya tersebut dapat menjadi bahan gorengan yang membahayakan keutuhan Bangsa. Kecuali para anggota dewan tersebut memang sengaja untuk “testing the water“. Atau jangan-jangan para anggota dewan ingin menggebuk semak agar para ular berbahaya pada keluar semua.

Tetapi yang jelas, dalam aspek urgensinya saya kurang setuju RUU HIP tersebut dikeluarkan saat ini. Walaupun konon pada pasalnya ada makna yang sangat penting, yaitu “politik identitas” akan sangat tereduksi.

Kembali lagi ke salah satu bukti Kesaktian Pancasila tersebut diatas. Saya berharap bahwa bukti kesaktian ini benarlah adanya, tidak lagi berubah arah tiba-tiba lagi di masa depan, tidak hanya sekedar untuk konsumsi strategi politik semata, dan semua benar-benar secara tulus kembali ke pangkuan NKRI dan Pancasila. Dasar Negara ini tidak boleh diutak-utik. Ini adalah landasan utama dari semua gerak Bangsa untuk menghadapi jaman yang semakin sulit ini saat ini dan ke depan.

2 of 2Next