News

Rusia – Turki Mempersingkat Patroli Bersama Karena Demo Pemberontak

mm

Published

Rusia – Turki Mempersingkat Patroli Bersama Karena Demo PemberontakRusia - Turki Mempersingkat Patroli Bersama IDLIB, SYRIA / MOSCOW (Reuters) - Rusia dan Turki menghentikan patroli bersama pertama mereka...

Rusia – Turki Mempersingkat Patroli Bersama

IDLIB, SYRIA / MOSCOW (Reuters) – Rusia dan Turki menghentikan patroli bersama pertama mereka di Idlib Suriah pada hari Minggu. Hal itu terjadi setelah pemberontak dan warga sipil yang menentang perjanjian gencatan senjata menghalangi dan memblokir jalan utama. Kejadian ini disampaikan langsung oleh saksi mata dan kantor berita Rusia.

Patroli di jalan raya M4 di provinsi Idlib adalah hasil dari perjanjian gencatan senjata 5 Maret antara Moskow dan Ankara. Keduanya mendukung pihak-pihak yang saling berseberangan dalam perang sembilan tahun Suriah. Gencatan senjata sebagian besar telah diadakan sejak saat itu.

Di bawah kesepakatan itu, yang menghentikan permusuhan setelah eskalasi kekerasan yang memaksa mengungsi hampir satu juta orang. Pasukan Turki dan Rusia akan membangun koridor keamanan di kedua sisi M4, serta melakukan patroli bersama di sepanjang koridor tersebut.

Tetapi pada hari Minggu, ratusan warga sipil dan pemberontak memblokir jalan, menolak kehadiran pasukan Rusia.  Mereka berdalih kesepakatan tersebut tidak menjamin pemukiman kembali pasca pertempuran sebelumnya.

“Jika patroli terjadi tanpa orang-orang dapat kembali ke tanah mereka, kami menentang mereka,” kata Osama Rahal, seorang komandan militer dari Tentara Nasional Suriah, sebuah kelompok pemberontak yang didukung Turki.

Para pengunjuk rasa, beberapa mengibarkan bendera Tentara Nasional Suriah. Beberap diantaranya memanjat di atas tank Turki. Sebagian lainnya berkerumun di salah satu titik jalur jalan utama M4, menurut saksi mata. Foto-foto yang diposting oleh Syrian Observatory for Human Rights​ (SOHR), menunjukkan massa juga menyalakan api di jalan utama M4 dan membentuk rantai manusia.

Prev1 of 2

Advertisement
Click to comment
Perhatian! Berkomentarlah dengan bijak. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator bersangkutan, sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply