Connect With Us

News

Turki & Rusia Saling Menyalahkan Dalam Masalah Idlib

mm

Published

Turki & Rusia Saling Menyalahkan Dalam Masalah Idlib​ Kelompok Teroris Kritik langsung Erdogan terhadap Rusia adalah langkah langka sejak tahun 2015 ketika Turki menembak jatuh jet tempur...
Sumber Gambar: afp.com

Kelompok Teroris

Kritik langsung Erdogan terhadap Rusia adalah langkah langka sejak tahun 2015 ketika Turki menembak jatuh jet tempur Moskow yang tersesat di wilayah udaranya.

Ketegangan atas Idlib menyoroti kompleksitas ikatan antara kedua negara, yang persaingannya merentang ke masa lalu kekaisaran mereka dan telah ditandai oleh ketidakpercayaan selama berabad-abad.

“Rezim, yang didukung oleh pasukan Rusia dan militan yang didukung Iran, terus-menerus menyerang warga sipil, melakukan pembantaian dan menumpahkan darah,” kata Erdogan dalam pertemuan partai yang berkuasa di parlemen.

Rrdogan mengatakan Turki akan melakukan “apa pun yang diperlukan” untuk mendesak pasukan Suriah kembali di belakang 12 pos pengamatan yang didirikannya di Idlib di bawah kesepakatan Sochi.

“Saya dengan ini menyatakan bahwa kita akan menyerang pasukan rezim di manapun mulai sekarang, terlepas dari kesepakatan Sochi jika ada cedera sedikitpun pada tentara kami di pos pengamatan atau di tempat lain,” tambahnya.

Sebagai balasannya, Rusia menuduh Turki gagal menghormati kesepakatan tahun2018, dengan juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan pihak Turki “telah berjanji dan berkewajiban untuk menetralisir kelompok-kelompok teroris” di Idlib.

Tetapi “semua kelompok ini melakukan serangan terhadap tentara Suriah dari Idlib dan bertindak agresif terhadap instalasi militer Rusia,” tambahnya.

2 of 4