Connect with us

Berita

Koalisi Pimpinan AS Kembali Membom Masjid di Suriah

mm

Published

on

Koalisi Pimpinan AS Kembali Membom Masjid di Suriah
Koalisi Pimpinan AS Kembali Membom Masjid di Suriah, Sumber Gambar: axios.com

Koalisi pimpinan Amerika Serikat yang memerangi ISIS di Suriah timur, Senin mengatakan, bahwa mereka telah membombardir sebuah masjid yang diyakini sebagai pos komando militer bagi para jihadis – serangan kedua dalam seminggu.

Koalisi mengatakan bahwa pada hari Senin, pihaknya telah “menghancurkan beberapa bangunan” yang digunakan oleh pejuang ISIS untuk “meluncurkan serangan terhadap Syrian Democratic Force (SDF)” di desa Sousa.


Salah satu dari bangunan itu adalah “masjid yang digunakan sebagai posisi tempur dan pusat komando pertahanan,” katanya dalam sebuah pernyataan, menambahkan bahwa beberapa militan ISIS telah tewas ketika mereka sedang menembaki pasukan koalisi.

Itu adalah masjid kedua yang ditargetkan oleh koalisi dalam empat hari karena diduga merupakan markas ISIS, melalui serangan udara.

Syrian Democratic Force (SDF) yang didukung Amerika Serikat sedang memerangi para jihadis di wilayah tersebut. SDF telah mengejar ISIS dari sebagian besar wilayah utara dan timur Suriah.

Pada hari Minggu, juru bicara koalisi pimpinan Amerika Serikat, Kolonel Sean Ryan mengatakan serangan serupa telah terjadi di Sousa pada hari Kamis terhadap sebuah masjid yang digunakan sebagai “pusat komando dan kontrol.”

Ryan mengatakan “12 teroris Daesh” terbunuh dalam serangan itu, menggunakan akronim bahasa Arab untuk merujuk pada ISIS.

Bangunan-bangunan keagamaan biasanya dilindungi di bawah Konvensi Jenewa, kecuali mereka “digunakan untuk tujuan militer,” kata juru bicara Pentagon Kolonel Rob Manning, Senin.

“Ketika ISIS sengaja memilih untuk menggunakan gedung sebagai fasilitas komando dan kontrol, ISIS menyebabkannya kehilangan status terlindungi,” tambahnya.

Menurut Syrian Observatory for Human Rights (SOHR), serangan hari Kamis menewaskan 18 warga sipil, termasuk tujuh anak, yang semuanya terkait dengan Jihadis ISIS.

Dikabarkan, 11 militan ISIS juga tewas dalam serangan itu.

Koalisi mengatakan dalam kedua kasus tersebut, hanya militan ISIS yang ada di tempat kejadian.

Dua masjid itu terletak sekitar tiga kilometer (dua mil) terpisah, kata seorang pejabat militer Amerika Serikat.

Jihadis ISIS adalah “sasaran militer,” kata Manning. “Mereka jahat, mereka brutal. Mereka tidak etis dan mereka jelas tidak punya beban sama sekali ketika membahayakan warga sipil.”

Sumber: afp.com

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.