Connect with us
Serangan Udara Koalisi Pimpinan Saudi di Yaman Dapat Dikategorikan Kejahatan PerangSerangan udara oleh koalisi pimpinan Saudi dalam perang Yaman telah menyebabkan banyak korban sipil di pasar, pesta pernikahan dan kapal-kapal...
mm

Published

on

Serangan udara oleh koalisi pimpinan Saudi dalam perang Yaman telah menyebabkan banyak korban sipil di pasar, pesta pernikahan dan kapal-kapal nelayan, beberapa di antaranya dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang, kata para ahli hak asasi manusia PBB, Selasa.

Arab Saudi memimpin aliansi negara-negara Arab yang didukung Barat yang berusaha mengembalikan pemerintahan Presiden Yaman yang diakui secara internasional, Abd-Rabbu Mansour Hadi, yang digulingkan dari ibu kota Sanaa oleh milisi Houthi yang didukung Iran pada tahun 2015.


Milisi Houthi telah menembakkan rudal ke Arab Saudi, memblokir pengiriman pasokan ke Taiz dan menembaki kota strategis dari dataran tinggi, kata panel itu. Mereka juga melakukan kekejaman dan kejahatan perang, katanya.

Pasukan koalisi telah memberlakukan blokade ketat pada pelabuhan Laut Merah dan bandara Sanaa, yang merampas pasokan penting bagi rakyat Yaman juga merupakan kejahatan internasional, kata para ahli independen dalam laporan pertama mereka kepada Dewan Hak Asasi Manusia PBB.

Prosedur pemeriksaan tambahan koalisi pimpinan Saudi di pelabuhan Hodeidah telah memiliki “efek mengerikan pada pelayaran komersial”, walaupun berdasarkan penelusuran PBB maupun pihak koalisi pimpinan Saudi tidak menemukan adanya bukti senjata yang diselundupkan ke Yaman, di mana 8,4 juta penduduk Yaman berada di ambang kelaparan, kata Dewan Hak Asasi Manusia PBB.

Laman: 1 2

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA

Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.