Connect with us

Peristiwa & Opini

Sebuah Jat Tempur Suriah Ditembak Jatuh Oleh Militer Israel

Published

on

Sebuah Jat Tempur Suriah Ditembak Jatuh Oleh Militer Israel
Sumber Gambar: theaviationist.com

Israel mengatakan menembaki sebuah jet tempur Suriah yang menyeberang ke Dataran Tinggi Golan yang diduduki kemarin, tetapi Damaskus mengatakan jet tempur tersebut ditembak jatuh ketika mengambil bagian dalam serangan mendadak melawan pemberontak di Suriah.

Insiden itu semakin memanaskan ketegangan di dataran Tinggi Golan yang telah terjadi berminggu-minggu, sebuah dataran tinggi strategis antara dua musuh lama dan di mana Israel telah bersiaga tinggi ketika pasukan pemerintah Suriah, didukung oleh Rusia, semakin dekat untuk merebut kembali wilayah yang dikuasai oleh milisi pemberontak Suriah.


Israel khawatir Presiden Suriah Bashar al-Assad mungkin menabrak kesepakatan gencatan senjata PBB 1974 yang membuat sebagian besar Dataran Tinggi Golan diduduki Israel.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa jet Suriah telah menjadi “pelanggaran berat terhadap pemisahan pasukan di antara kami dan Suriah”. Israel “mengambil tindakan yang tepat” kata Netanyahu.

Untuk kedua kalinya dalam beberapa hari, sirene Israel terdengar di Golan dan saksi melihat jejak dari dua rudal terbang ke langit.

Militer mengatakan, pihaknya menembakkan rudal pencegat Patriot ke sebuah jet Sukhoi Suriah yang melintasi 2 km ke dalam ruang udara yang dikuasai oleh Israel, setelah sebelumnya mencoba untuk memperingatkannya.

Pasukan penjaga perdamaian PBB “mengamati puing-puing yang terbakar jatuh dari pesawat” sekitar 10 km di dalam wilayah Suriah tenggara zona penyangga Golan, agensi mereka mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Pilot jet tempur tersebut tewas, kata seorang sumber non-Suriah yang dekat dengan pemerintah Suriah mengatakan kepada Reuters.

Sumber itu mengatakan pesawat jatuh di kantong wilayah yang dikuasai oleh militan yang berafiliasi dengan ISIS yang berdampingan dengan Dataran Tinggi Golan yang diduduki.

Tentara Suriah merangsek ke kantong wilayah ini untuk mencoba merebut seluruh Suriah barat daya kembali di bawah kendali pemerintah Suriah.

Media pemerintah Suriah mengatakan, pesawat itu ditargetkan oleh Israel dan diserang saat melakukan serangan di wilayah udara yang dikendalikan Suriah.

“Musuh Israel menegaskan dukungannya untuk kelompok teroris bersenjata,” kata kantor berita resmi SANA mengutip sumber militer.

Stasiun televisi pro-Damaskus Lebanon al-Mayadeen mengatakan pesawat jatuh 15 km di dalam wilayah Suriah dan tidak memasuki ruang udara dataran tinggi Golan yang diduduki oleh Israel.

Ketegangan Israel-Suriah yang meningkat telah mendorong upaya Moskow, yang mengirim Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov dan jenderal tertingginya pada hari Senin untuk melakukan pembicaraan dengan Netanyahu.

Para pejabat Israel mengatakan Netanyahu menolak karena tidak cukupnya tawaran Rusia untuk menjauhkan pasukan ataupun milisi pro Iran sejauh 100 km dari garis demarkasi Dataran Tinggi Golan.

Nickolay Mladenov, utusan PBB untuk Timur Tengah, memperingatkan kemarin tentang “lintasan yang mengganggu dari konfrontasi yang semakin sering dan berbahaya” antara Israel dan Suriah.

“Saya meminta semua pihak untuk mematuhi semua ketentuan perjanjian 1974,” katanya kepada Dewan Keamanan PBB.

Sebelum penembakan kemarin terjadi eskalasi pertempuran Suriah yang dekat dengan Golan, juru bicara militer Israel, Letnan Kolonel Jonathan Conricus mengatakan, “kami mengeluarkan peringatan dan pesan melalui berbagai saluran dalam berbagai bahasa berkali-kali sepanjang hari untuk menghindari salah perhitungan, kesalahpahaman atau pelanggaran wilayah udara Israel,” katanya kepada wartawan.

Israel telah siaga tinggi sejak 19 Juni, ketika pasukan pemerintah Suriah melancarkan serangan untuk merebut kembali provinsi Quneitra dan Daraa, masing-masing bersebelahan dengan wilayah yang dikuasai Israel di Golan dan Yordania.

Israel mengaku telah berusaha menghindari keterlibatan langsung dalam perang sipil Suriah selama tujuh tahun, tetapi telah mengakui melakukan lusinan serangan udara di sana untuk menghentikan apa yang dikatakannya pengiriman senjata canggih kepada Hizbullah, salah satu musuh utamanya.

Israel juga berjanji untuk mencegah Iran untuk bercokol secara militer di Suriah. Serangkaian serangan udara yang menewaskan orang Iran di Suriah telah dikaitkan dengan Israel dalam beberapa pekan terakhir.

Conricus menolak untuk mengatakan apakah Israel memberitahu Rusia sebelum menembak jatuh jet tempur, tetapi mengatakan ada percakapan di hotline antara kedua negara untuk menghindari bentrokan yang tidak disengaja di Suriah sepanjang hari.

Pada hari Senin, saksi Reuters di tepi selatan Golan yang diduduki Israel melihat banyak pesawat tempur dan helikopter di langit di atas wilayah Suriah, beberapa di antara mereka menjatuhkan bom.

Sumber: reuters.com

Continue Reading
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.
Advertisement