Connect with us

Berita, Analisis & Opini

Akankah Publik Masih Mempercayai Kembali Facebook?

Published

on

Akankah Publik Masih Mempercayai Kembali Facebook?Setelah skandal penyalahgunaan sekitar 5 juta data pengguna Facebook oleh Cambridge Analytica, yang salah satunya diduga digunakan untuk memenangkan Trump...

Setelah skandal penyalahgunaan sekitar 5 juta data pengguna Facebook oleh Cambridge Analytica, yang salah satunya diduga digunakan untuk memenangkan Trump dalam pemilihan Presiden A.S., maka Facebook ibarat sedang terkena badai dahsyat yang nyaris memporak porandakan kepercayaan nyaris 2 milyar pengguna setianya.

Untungnya, saya bukanlah salah seorang yang terlalu aktif di media sosial apapun, selain hanya untuk melakukan transmisi ulang konten situs saya ini. Selain itu, saya sudah sangat lama ogah menggunakan media sosial dalam bentuk apapun. Palingan akhir-akhir ini juga hanya menggunakan Whatsapp. Itupun tergolong tidak terlalu aktif.


Balik lagi ke badai dahsyat yang menghantam Facebook, jikalau Zukerberg salah dalam mengambil tindakan antisipasi, maka sangat mungkin Facebook akan berakhir tragis sebagaimana Friendster yang telah tenggelam beberapa waktu yang lalu.

Bencana bagi Facebook akan menimbulkan efek domino yang cukup masif, karena Silicon Valley juga pasti juga akan terdampak. Sementara, Instagram yang saham terbesarnya juga dimiliki oleh Facebook juga pasti akan ikut terguncang, karena penurunan kepercayaan publik pada keamanan datanya pada Facebook, pasti akan berimbas juga ke Instagram dan media sosial lainnya.

Apakah dengan serta-merta pesaingnya seperti Twitter, Tumblr, Linkedin dan lainnya juga akan diuntungkan oleh badai yang menimpa Facebook? Belum tentu. Bisa jadi kepercayaan publik pada media sosial secara keseluruhan termasuk Twitter dan lainya juga akan terdampak secara negatif.

Sumber Video: CBS News

Click to comment
KOMENTAR ANDA
Advertisement