Mengapa Saya Sekarang Membutuhkan Smartwatch

Mungkin sebagian orang yang nggak paham dengan maksud saya menganggap untuk gaya-gayaan. Bahkan mungkin Istri dan Anak saya mungkin juga
….Read More

Mengapa Saya Sekarang Membutuhkan SmartwatchMungkin sebagian orang yang nggak paham dengan maksud saya menganggap untuk gaya-gayaan. Bahkan mungkin Istri dan Anak saya mungkin juga...thumbnail text
Fiksi

Mengapa Saya Sekarang Membutuhkan Smartwatch

Mungkin sebagian orang yang nggak paham dengan maksud saya menganggap untuk gaya-gayaan. Bahkan mungkin Istri dan Anak saya mungkin juga menganggap pemborosan dalam kondisi keuangan kami yang mulai terpuruk saat ini.

Saya nggak akan membantah, berdebat atau “ngreken” semua anggapan mereka. Biarin saja mereka mau berkata apa dan menganggap apa saja.


Saya hanya ingin menjelaskan maksud saya sebenarnya dibalik pembelian smartwatch yang sebenarnya. Insya Allah, saya punya alasan yang dapat saya pertanggung jawabkan.

Pertama dan ini yang utama, masalah adanya alat yang bantu otomatisasi pengukuran heart rate. Semua jenis smartwatch nyaris memiliki aplikasi ini, dan nampaknya sangat membantu, walaupun tidak se-presisi peralatan di rumah sakit.

Akhir-akhir ini, saya rasakan jantung saya sering berdegub terlalu kencang dan sering sekali kejadiannya pun tiba-tiba terasa mau mogok. Bahkan ada kejadian selepas saya periksa rutin di spesialis penyakit dalam rumah sakit langganan BPJS saya, jantung berasa akan berhenti, tubuh tiba-tiba lemas, kesadaran nyaris hilang, untungnya tidak roboh dan pingsan di jalan.

Read More:   Pada Kondisi Seperti Ini, Hanya Allah Dan Keluargalah Yang Terbaik Bagi Kami

Padahal, saya ini sehabis terkena komplikasi stroke, jantung, liver, dan ginjal juga nyaris secara bersamaan. Pokoknya jerohan saya ini sudah amburadul. Hal itu jelas sangat berbahaya, padahal anak-anak saya masih belum jadi orang dan siap untuk saya tinggal sewaktu-waktu.

Untung dengan menguatkan diri, dan pegangan tembok samping rumah sakit, saya pelan-pelan bisa mlipir dan sampai ke dekat tempat parkir, dimana Mytha si sulung sedang mengambil mobil untuk mengantar saya le rumah. Saya sengaja saat itu nggak cerita ke Mytha, takutnya malah Mytha menjadi kaget dan justru ketakutan yang tidak seharusnya.

Read More:   Alhamdulillah Pagi Tadi, Semua Javascript dan CSS Player Jejaring Berhasil Saya Gabung

Alasan kedua, dengan Smartwatch saya bisa memiliki alat bantu untuk mengukur seberapa banyak target langkah saya tercapai, untuk melatih kemampuan fisik saya untuk berjalan lagi agak jauh pasca stroke.  Kalau target jalan saya semakin membaik, saya harapkan berat badan saya juga semakin menurun, dan sangat mungkin jerohan saya juga semakin membaik, dan jejak-jejak sisa stroke saya akan semakin berkurang.

Alasan ketiga, dengan Smartwatch yang memiliki fasilitas untuk sim card (bersifat otonom), saya nggak perlu lagi bawa-bawa Handphone. Toh saya juga nggak terlalu membutuhkan aplikasi berat lain seperti Whatsapp, BBM, Instagram, Twitter, Facebook atau media sosial lainnya. Saya hanya butuh untuk sekedar telepon dan sms saja. Palingan yang lain juga cuma sekedar butuh untuk mengetahui notifikasi jika ada email yang masuk.

Read More:   Alhamdulillah, Dua Hari Ini Belajar Jalan Tanpa Bantuan Tongkat, Relatif Sukses

Itulah alasan saya sebenarnya membeli Smartwatch. Toh Smartwatch yang saya beli ini juga harganya relatif murah, nggak nyampai 1,5 juta. Bukannya untuk sok gegayaan dan sok kekinian.

Kalau masalah jam tangan mahal, saya sebenarnya sudah punya. Satu hadiah dari almarhum sahabat saya yang saat itu menjadi rektor kampus saya. Yang kedua saya juga pernah mendapatkan hadiah ulang tahun jam tangan dari istri dan Mytha yang harganya juga diatas harga Smart Watch yang saya beli saat ini.

Keduanya sangat jarang saya pakai, karena selain eman-eman juga terasa berat di tangan kiri saya. Kalau saya pakai Smartwatch, bebannya jauh lebih ringan ketimbang dua jam tangan sebelumnya dan juga nggak perlu menenteng Handphone/Smartphone lagi.

Sumber Gambar & Video: livescience.com

Copyright © Jejaring

 
Loading...

KOMENTAR ANDA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Jejaring.net. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Jejaring.net berhak untuk menghapus segala bentuk unggahan yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

TERPOPULER

To Top