Teknologi

Mengelola Server Tidak Harus Mahal & Rumit

Kalau biasanya orang menggunakan cPanel dari WHM, Directadmin ataupun Plesk yang harganya mahal, itu nggak masalah jika situs kalian hanya berupa share hosting sih ngggak papa, karena harga sewa OS server Management digotong rame-rame ratusan atau bahkan ribuan orang sehingga nggak terlalu terasa. Bagaimana jika VPS full manage atau menggunakan dedicated server, menurut saya ya cari saja yang open source namun kinerjanya tidak kalah yahud yang berbayar mahal tersebut diatas.

Sebenarnya ada belasan open source hosting management yang kinerjanya sangat bagus seperti dan dalam pandangan saya Froxlor, Vesta, Zpanel, Sentora, CentOS Webpanel dan masih banyak lagi. Open Source ini sebenarnya relatif sangat memadai, namun yaitu dalam istilah jawa “ono rego ono rupo”.


Bagi saya sendiri, selama fungsi dasarnya seperti Domain name system management, Server Management, Apache & DNS Management, Security System semacam Firewall Management, Web-based file system access, Database management system, ftp access management, SSH Access management, dan lainnya sudah ada ya itu sudah memadai bagi tata kelola hosting server semi pribadi ala VPS atau dedicated server.

Read More:   Benarkan Baladacintarizieq.com Domain Sebenarnya Keyhoster.com

 

Kalau mau yang powerfull dan super cangguh untuk multiple access control dengan multiple customer, ya seyogyanya beli saja yang sistem berbayar premium sebagaimana saya sebut di awal bahasan. Namun bukan berarti yang open source nggak bisa digunakan untuk multiple customer atau multiple user lho. Open Source yang saya gunakan juga lancar jaya untuk multiple domain dan multiple user atau bahkan customer juga.

Read More:   Gara-Gara Lupa Snapshot Dalam Upgrade Droplet, Posting 24 Hari Musnah

Nah yang penting bagaimana kreatifitas dan ketelitian kita untuk mengelola manajemen server bersangkutan. Saya sejujurnya menggunakan VPS full own manage yang nggak perlu saya sebutkan vendornya. Sampai dengan saat ini baik-baik saja, padahal digunakan untuk mengelola beberapa domain dan beberapa user (customer).

Sebagaimana saya sebut pada judul diatas, untuk mengelola cpanel server tidak harus mahal dan terlalu rumit. Tapi, effort untuk memasang OS nya di awal sebelum server tersebut benar-benar dapat kita gunakan dan operasikan juga lumayan ribet dan njlimet. Nah disinilah letak kemenarikannya.

Read More:   Benarkah kali Linux Hanya Bermanfaat Buat Penetration Testing Doang?

Lhah kok jadi seolah paradoks ya? Katanya nggak harus rumit, namun disisi lain kok bilang ribet dan njlimet. Khan sudah saya jelaskan pada paragraf sebelumnya, ribet dan njlimetnya itu sebenarnya hanya di awal instalasi OS nya saja, setelah itu ya mengelola sebagaimana memenejemen server pada umumnya. Mau yang berbayar mahal ataupun yang Open Source relatif tidak jauh berbeda sama sekali.

Sumber Gambar: masonbullock.co.uk

Copyright © Jejaring

​  
Loading...

KOMENTAR ANDA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Jejaring.net. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Jejaring.net berhak untuk menghapus segala bentuk unggahan yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

TERPOPULER

To Top