Connect with us

Analisis

Kapitra Ampera – Seluruh Umat Islam Marah Karena Rizieq Shihab Dijadikan Tersangka?

Published

on

Kapitra Ampera - Umat Islam Marah Besar Karena Rizieq Shihab Dijadikan Tersangka

“Saya kira semua umat Islam marah dengan Habib Rizieq dijadikan tersangka,” ujar Kapitra Ampera (jpnn.com, 30/5/2017). Pertanyaannya, semua umat Islam? Whaduh, berarti seluruh umat Islam dari Merauke sampai ke Maroko dong. Atau seluruh umat Islam se jagad raya juga kah?

Umat Islam se Indonesia saja belum tentu secara keseluruhan sehaluan dengan Rizieq Shihab kok. Terus klaim seluruh umat Islam dari mana parameternya?


Padahal, Anggota Dewan, Aparat Pemerintah, Polisi, TNI termasuk Menteri, Presiden dan Wakil Presiden juga beragama Islam. Mengapa mereka tidak ada yang menunjukkan kemarahannya ketika Rizieq Shihab di tersangkakan?

Apakah karena mereka yang masuk dalam kategori aparatur negara, adalah pemeluk Islam yang masuk dalam kategori pendukung hukum Thogut yang layak dikesampingkan dan layak untuk dimusuhi?

Kelompok ormas lainnya seperti NU, Ansor dan Banser juga notabene beragama Islam. Mengapa mereka tidak serta merta marah ketika Rizieq Shihab ditersangkakan dalam kasus chat mesum? Apakah mereka tidak masuk dalam golongan umat Islam menurut versi Kapitra sebagaimana tersebut diatas?

Sebaiknya, pihak Rizieq Shihab termasuk para pengacaranya, tidak mudah mengklaim seluruh umat Islam sehaluan dan seiring dengan mereka. Lebih konyolnya, jikalau ini dimaknai lain, dapat dijadikan sebagai upaya untuk membenturkan umat Islam dengan aparatur negara dan pemerintahan yang syah.

Seyogyanya, jangan mudah mempolarisasi golongan di negeri ini untuk masalah hukum yang hanya melibatkan segelintir orang. Klaim-klaim sepihak tersebut justru menunjukkan kepanikan, dan membuat orang-orang yang mampu berfikir akan melihat sebagai sesuatu yang aneh, lucu dan berlebihan.

Tidak mengurangi rasa hormat saya kepada Dr. Kapitra Amperas erta bukan bermaksud menggurui, saya sarankan sampeyan untuk sedikit mengurangi pernyataan yang berbau klaim-klaim sepihak seperti ini, sehingga membuat nama sampeyan beserta klien yang sampeyan bela justru semakin terpuruk di mata publik. Alih-alih menangguk simpati publik, justru malah akan membuat orang akan semakin bertanya-tanya dan lebih parahnya menjadi antipati luar biasa.

Saya maklum dan salut terhadap semangat sampeyan dalam membela klien. Namun, saya juga menyarankan untuk sebaiknya mengurangi pernyataan yang berbau klaim-klaim sepihak yang justru berpengaruh kurang baik terhadap nama sampeyan termasuk nama besar klien sampeyan.

Lakukanlah perlawanan hukum secara tertib, elegan dan sewajarnya. Kerahkan semua kemampuan terbaik untuk memenangkan kasus tersebut. Jikalau berhasil membuktikan sebaliknya, maka nama sampeyan akan semakin berkibar, dan nama besar klien sampeyan otomatis terpulihkan. Setelah itu, lakukan tuntutan balik kepada institusi kepolisian atas pencemaran nama baik klien sampeyan.

Sumber Gambar: Wartapilihan.com

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply