Sumpah Khilafah Mahasiswa Di IPB, Hubungannya Dengan Pembubaran HTI?

Deklarasi Khilafah di IPB Padahal, acara ini sudah terjadi maret tahun yang lalu. Acara rutin yang diadakan oleh Badan Koordinasi Lembaga Dakwah
….Read More

Analisis & Opini

Sumpah Khilafah Mahasiswa Di IPB, Hubungannya Dengan Pembubaran HTI?

Deklarasi Khilafah di IPB

Padahal, acara ini sudah terjadi maret tahun yang lalu. Acara rutin yang diadakan oleh Badan Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus (BKLDK) Simposium Nasional (SimNas) 2016, kebetulan ada di kampus IPB. Sebenarnya 3 tahun sebelumnya juga pernah terjadi di IPB, namun luput dari perhatian publik. Apakah IPB merupakan kandang HTI? Wallahu A’lam. Saya yakin jika tidak hanya kampus IPB yang sudah memiliki chapter-chapter HTI seperti ini. Lihat saja seragam kampus mereka di tayangan video tersebut.

Kok sekarang jadi heboh kembali? kalau melihat sumpahnya sih lumayan menghebohkan. Dibawah ini sumpahnya:


  1. Dengan sepenuh jiwa, kami yakin bahwa sistem sekuler, baik berbentuk kapitalis-demokrasi maupun sosialis-komunis adalah menjadi sumber penderitaan rakyat dan sangat membahayakan eksistensi Indonesia dan negeri-negeri muslim lainnya.
  2. Dengan sepenuh jiwa, kami yakin bahwa kedaulatan sepenuhnya harus dikembalikan kepada Allah SWT – Sang Pencipta alam semesta, manusia dan kehidupan – untuk menentukan masa depan Indonesia dan negeri-negeri muslim lainnya.
  3. Dengan sepenuh jiwa, kami akan terus berjuang tanpa lelah untuk tegaknya syari’ah Islam dalam naungan Negara Khilafah Islamiyah sebagai solusi tuntas problematika masyarakat Indonesia dan negeri-negeri muslim lainnya.
  4. Dengan sepenuh jiwa, kami menyatakan kepada semua pihak bahwa perjuangan yang kami lakukan adalah dengan seruan dan tantangan intelektual tanpa kekerasan.
  5. Dengan sepenuh jiwa, kami menyatakan bahwa perjuangan yang kami lakukan bukanlah sebatas tuntutan sejarah tetapi adalah konsekuensi iman yang mendalam kepada Allah SWT.
More:   Banyak Negara Yang Akan Terdampak Oleh Konflik Rohingya

Sumpah yang sangat jelas menolak demokrasi, segenap jiwa ingin menegakkan Khilafah, dan bagusnya ingin melakukan dengan jalan damai dan tantangan intelektual.

Pemerintah Kecolongan

Minimal Kementerian Ristek Dikti sebagai lembaga yang kawogan untuk membina dan menaungi seluruh perguruan tinggi di Indonesia jelas lumayan silap. Ini sebenarnya terjadi sudah cukup lama, dan mulai marak selepas masa reformasi.

Organisasi-organisasi yang ingin menegakkan Khilafah di Indonesia sebenarnya sudah bermunculan selepas masa reformasi. Mereka sangat piawai untuk menyusupkan ideologinya ke semua kalangan.

Bukan hanya kampus, bahkan level sekolah menengah pun sudah banyak disusupi sejak masa itu. Jadi, jangan heran jika saat ini mereka yang dulu menjadi kader-kader ormas semacam ini juga sudah menjadi orang-orang kuat di semua lini.

More:   Bersikap Bijak Dalam Masalah Minoritas Rohingya di Myanmar

Rencana Pembubaran Induk Dari Semua Pergerakan

Kapolri sudah merancang pembubaran ormas-ormas semacam ini, misalnya saja dimulai dari HTI. Konon katanya sudah dirapatkan dengan Menkopolhukam.

Sebenarnya rencana ini sudah agak terlambat, namun masih agak lumayan ketimbang tidak melakukannya sama sekali. masalah berikutnya, apakah ini dapat dilakukan semudah membalikkan tangan?

Jelas sangat tidak mudah, apalagi juga sebenarnya relatif cukup terlambat, sehingga paham seperti ini sudah mengakar cukup kuat di semua lini kehidupan negeri ini.

Balik lagi ke kepiawaian mereka untuk mengkader orang-orangnya dan membentuk sub-sub organisasasi semenjak pasca reformasi, dimana sudah banyak di antara kader mereka yang menjadi orang-orang kuat di negeri ini. Kapolri jelas akan mendapatkan tentangan yang luar biasa dari semua pihak yang berkepentingan dengan gerakan ini. Mereka semua dapat berasal dari semua lini dan semua tingkatan.

Bagi partai politik yang ingin memanfaatkan kekuatan mereka, jelas sangat tidak bakalan setuju jikalau Kapolri akan memberangus mereka. Resikonya Kapolri bisa dicopot dari jabatannya.

More:   Pengakuan Suu Kyi, Tentang Alasan Dibalik Sikap Diamnya Dalam Masalah Rohingya

Lebih parah lagi, bahkan Presiden Jokowi juga sangat mungkin untuk digoyang. Dengan mengatasnamakan bahwa rakyat ingin mencabut mandatnya kepada Presiden Jokowi, itu sangat mungkin akan mereka lakukan.

Keberhasilan menjungkalkan pasangan Ahok – Djarot adalah modal awal yang sangat penting, minimal kepercayaan dirinya akan membumbung tinggi luar biasa untuk “mengatasnamakan keinginan rakyat” untuk mencabut mandat Presiden Jokowi. Ahok hanyalah sasaran antara saja?

Sekali lagi, mereka bukanlah organisasi yang baru belajar jalan kemarin sore. Mereka adalah organisasi-organisasi yang sangat kuat, cerdas, terlatih, dan utamanya sangat militan.

Apalagi, kader-kader mereka juga sudah menyusup dan mengakar cukup kuat di semua lini. Sangat mungkin jika ormas besar, aparat keamanan, aparat pemerintah atau anggota legislatif ada atau banyak diantaranya yang minimal menjadi simpatisan organisasi ini.

Sebagaimana terkait dengan judul tersebut diatas, apakah sumpah/deklarasi Khilafah ribuan Mahasiswa di IPB apakah ada hubungannya dengan rencana pembubaran HTI? Wallahu a’lam. yang jelas rencana pembubaran HTI telah digulirkan. Masalah kenyataanya nanti seperti apa ya kita lihat saja fakta-fakta berikutnya.

Copyright © Jejaring

Perlu Untuk Anda tonton tayangan menarik berikut Ini:

 

KOMENTAR ANDA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Jejaring.net. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Jejaring.net berhak untuk menghapus segala bentuk unggahan yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

TERPOPULER MINGGU INI

To Top