Kasus Ahok Merupakan Pintu Masuk Untuk Mendirikan Negara Agama?

Arbi Sanit menengarai bahwa kasus Ahok sebenarnya adalah pintu masuk untuk menegakkan Negara Agama. Arbi Sanit menjelaskan bhawa “Ahok hanyalah
….Read More

Analisis & Opini

Kasus Ahok Merupakan Pintu Masuk Untuk Mendirikan Negara Agama?

Arbi Sanit menengarai bahwa kasus Ahok sebenarnya adalah pintu masuk untuk menegakkan Negara Agama. Arbi Sanit menjelaskan bhawa “Ahok hanyalah sasaran antara, semua gerakan melawan Ahok hanya secara formal memakai Pilkada.” (Tribunnews.com, Rabu, 29 Maret 2017)

Sejalan dengan pemikiran Arbi Sanit, beberapa waktu yang lalu juga saya sudah membaca indikasi tersebut dalam beberapa artikel saya berikut ini. Mereka jelas sangat ingin menegakkan Khilafah, minimal NKRI Bersyariah. Saya setuju dengan Arbi Sanit bahwa kasus Ahok sebenarnya adalah sasaran antara dari target besar mereka.

More:   Nggak Benar Kalau GNPF MUI Pecah Kongsi Dengan Alumni 212

Bahkan, Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), H Rumadi Ahmad​ pun sudah mewaspadainya.

Cobalah cermati siapa pentolan penggeraknya. Jelas tidak jauh-jauh dari ormas yang sangat ingin mengibarkan Khilafah di Indonesia. Mereka sudah menyusup ke semua sendi kehidupan, baik partai politik, kampus-kampus bahkan sekolah-sekolahan.

More:   Masuk Akalkah Resolusi Jogja Dari Alumni 212?

Organisasinya sangat rapi dan memiliki underbow yang sangat banyak. Banyak diantara para mentolan mereka sudah berfusi ke ormas-ormas lainnya, bahkan sangat mungkin ke berbagai partai politik di negeri ini.

Gerakan mereka masif, sangat halus dan luar biasa cerdik. Semua isu dapat mereka goreng sedemikian rupa demi cita-cita besar mereka. Bahkan, mereka pun sebenarnya juga sangat mungkin sudah memiliki media sendiri yang lumayan kuat. Minimal, mereka memiliki jaringan situs yang sangat kuat.

More:   Debat Cerdas Wasekjen PBNU VS Ketua DPP HTI

Apakah aparat kecolongan? Sangat mustahil jika intelejen tidak mampu mengendus fenomena ini. Mengapa mereka tidak melakukan tindakan preventif? Mungkin hanya menunggu waktu yang tepat dengan alasan yang kuat untuk melakukan tindakan yang benar.

 
Perlu Untuk Anda tonton tayangan menarik berikut Ini:

   
 

KOMENTAR ANDA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Jejaring.net. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Jejaring.net berhak untuk menghapus segala bentuk unggahan yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

Comments

TERPOPULER BULAN INI

To Top