Connect with us

Analisis

Maraknya Aksi-Aksian, Negara Gagal Memberikan Rasa Nyaman Dan Aman

Published

on

Aksi-aksian berlatar belakang sektarian yang berjilid-jilid nyaris tanpa henti, membuat sebagian dari masyarakat menjadi tidak nyaman dan bahkan sebagian lainnya merasa tidak aman, terutama kelompok minoritas tertentu. Ini berarti negara yang dikelola oleh pemerintahan Presiden Jokowi terbukti gagal dalam memberikan rasa nyaman dan aman bagi masyarakat.

Setidaknya aparat keamanan sangat terlihat gagap dan nyaris seolah tak berdaya ketika kelompok-kelompok ini melakukan aksinya dengan mengatas namakan apapun. Mungkin aparat menggunakan alasan agar tidak memicu bentrokan yang lebih luas dan membahayakan keamanan negara. Namun, pembiaran terhadap aksi-aksi seperti ini juga menunjukkan bahwa aparat gagap, jeri dan tak berdaya sama sekali menghadapi aksi-aksi seperti ini.


Sejujurnya, dalam mengatasi masalah seperti ini, saya angkat dua jempol tangan atas ketegasan sikap dan tindakan ala Pak Harto. Anasir-anasir seperti ini tidak bakal berani muncul ke permukaan dan pasti akan diredam tanpa menimbulkan gejolak yang tampak terang benderang di mata publik.

Terlapas dari banyaknya prestasi Presiden Jokowi, dalam masalah seperti ini, Presiden Jokowi cenderung gagap dan gagal. Ketegasan dan keberanian mengambil sikap, sangat jauh levelnya dibandingkan dengan masa pemerintahan Pak Harto. Bahkan, seluruh presiden pasca reformasi sekalipun, juga sangat jauh levelnya ketimbang Pak Harto.

Saya dulu termasuk dalam orang-orang yang sebenarnya kurang suka dengan perilaku KKN era Pak Harto. Namun, menilik pada dinamika politik dan keamanan dalam negeri saat ini, terpaksa harus menengok kembali era kejayaan Pak Harto.

Continue Reading
Advertisement
Comments

Trending