Kapolda Metro Jaya Menampik Tuduhan Telah Melakukan Kriminalisasi Ulama

Berkomentar tentang pemeriksaan kasus yang menjerat tiga Tokoh GNPF – MUI, Kapolda Metro Jaya, Irjen M Iriawan pelrlu menjelaskan alasan memeriksa
….Read More

Fakta & Peristiwa

Kapolda Metro Jaya Menampik Tuduhan Telah Melakukan Kriminalisasi Ulama

Berkomentar tentang pemeriksaan kasus yang menjerat tiga Tokoh GNPF – MUI, Kapolda Metro Jaya, Irjen M Iriawan pelrlu menjelaskan alasan memeriksa ketiga orang tersebut. Saat ini dhembuskan kabar seolah-olah Polda Metro Jaya melakukan kriminalisasi kepada ulama (Habib Rizieq Shihab, Bachtiar Nasir, dan Munarman).

More:   Alasan PBNU Kenapa HTI Harus Dibubarkan

Kepada wartawan, Kapolda Metro Jaya membantah pihaknya melakukan kriminalisasi terhadap para ulama. Malah Irjen M Iriawan mempertanyakan apa yang dimaksudkan dengan kriminalisasi.

Menurut Kapolda Metro Jaya, istilah kriminalisasi artinya hanya mencari-cari perkara atau kesalahan orang lain. Padahal, kasus yang menimpa Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, Ketua GNPF MUI Bachtiar Nasir, dan Jurubicara FPI Munarman, justri berdasarkan pelaporan dari masyarakat.

More:   Milisi SDF Mulai Menyerbu Distrik El Sujatha Di Raqqa Tengah

“Orang ada laporan polisi harus terima dan tindaklanjuti. Pertama melakukan penyelidikan. Jika ditemukan bukti-bukti, maka dinaikkan ke tingkat penyidikan. Penyidikan, kami memeriksa juga. Jadi kami para polisi tidak ada melakukan kriminalisasi, apalagi kepada ulama. Lampiran ada semua, kami tidak ngarang-ngarang,” tegas Irjen M Iriawan.

More:   A.S. Bersumpah Akan Membantai Semua Anggota ISIS Dari Negara-Negara Diluar Irak & Suriah

Sumber: jawapos.com

 
   
 

KOMENTAR ANDA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Jejaring.net. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Jejaring.net berhak untuk menghapus segala bentuk unggahan yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

Comments

TERPOPULER BULAN INI

To Top