Kapolda Metro Jaya Menampik Tuduhan Telah Melakukan Kriminalisasi Ulama | Jejaring
Fakta & Peristiwa

Kapolda Metro Jaya Menampik Tuduhan Telah Melakukan Kriminalisasi Ulama

5 stars 110 Votes Berkomentar tentang pemeriksaan kasus yang menjerat tiga Tokoh GNPF - MUI, Kapolda Metro Jaya, Irjen M Iriawan pelrlu menjelaskan alasan memeriksa...

Berkomentar tentang pemeriksaan kasus yang menjerat tiga Tokoh GNPF – MUI, Kapolda Metro Jaya, Irjen M Iriawan pelrlu menjelaskan alasan memeriksa ketiga orang tersebut. Saat ini dhembuskan kabar seolah-olah Polda Metro Jaya melakukan kriminalisasi kepada ulama (Habib Rizieq Shihab, Bachtiar Nasir, dan Munarman).

More:   SDF Sedang Menunggu Pasokan Senjata yang Dijanjikan Washington

Kepada wartawan, Kapolda Metro Jaya membantah pihaknya melakukan kriminalisasi terhadap para ulama. Malah Irjen M Iriawan mempertanyakan apa yang dimaksudkan dengan kriminalisasi.

Menurut Kapolda Metro Jaya, istilah kriminalisasi artinya hanya mencari-cari perkara atau kesalahan orang lain. Padahal, kasus yang menimpa Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, Ketua GNPF MUI Bachtiar Nasir, dan Jurubicara FPI Munarman, justri berdasarkan pelaporan dari masyarakat.

More:   11 Fakta Ilmiah yang Akan Membuatmu Merasa Aneh

“Orang ada laporan polisi harus terima dan tindaklanjuti. Pertama melakukan penyelidikan. Jika ditemukan bukti-bukti, maka dinaikkan ke tingkat penyidikan. Penyidikan, kami memeriksa juga. Jadi kami para polisi tidak ada melakukan kriminalisasi, apalagi kepada ulama. Lampiran ada semua, kami tidak ngarang-ngarang,” tegas Irjen M Iriawan.

More:   Mata Najwa - Menjaga Kebhinekaan

Sumber: jawapos.com

 
Perlu Untuk Anda tonton tayangan menarik berikut Ini:

   
 

KOMENTAR ANDA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Jejaring.net. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Jejaring.net berhak untuk menghapus segala bentuk unggahan yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

Comments

TERPOPULER MINGGU INI

To Top