Connect with us

Peristiwa & Opini

Rizieq Akhirnya Ngeper Juga Pada Megawati

Published

on

“Tadi saya sampaikan kepada perwakilan PDIP, jangan saya didorong-dorong untuk melaporkan ibu Megawati. Tapi alangkah baiknya itu didialogkan secara kekeluargaan,” kata Habib Rizieq usai bertemu Komisi III DPR di Gedung DPR, Jakarta. (Tribunnews.com, 17 Januari 2017)

Awalnya menggebu-gebu, mengancam sana-sini, dan menggertak sana sini. Dulu, Presiden Jokowi mau digoyang, Densus 88 mau dibubarkan, Kapolri juga mau dilengserkan, BI mau diperkarakan, Menteri Keuangan juga mau diseret-seret, dan terakhir  dua Kapolda mau dicopot.


Rizieq nampaknya terlalu merasa begitu besar dan kuat, sehingga seolah-olah semua pihak menjadi nampak begitu lemah dan kecil. Sekarang, ketika semua pihak melakukan perlawanan, apalagi setelah pidato Megawati pada HUT PDIP ke 44 kemarin, jelas sekali sinyal sang penguasa kandhang banteng yang menganjurkan silent majority untuk melakukan perlawanan balik.

Sinyal yang dengan bahasa halus namun sangat tegas dan keras. Intinya tidak hanya orang-orang FPI yang berani mati. Kader-kader PDIP juga secara historis berani mati dan berdarah-darah untuk melindungi ideologinya. Jauh lebih dahsyat ketimbang kekuatan dan keberanian FPI.

Mayoritas yang selama ini diam, seolah dikomando untuk melakukan perlawanan apapun. Hukum dilawan hukum, otot dilawan dengan otot. Gertakan dilawan dengan gertakan yang jauh lebih menggelegar. Pelaporan pun dilawan dengan gelombang pelaporan. Bahkan Twitter pun sudah melakukan perlawanan dengan caranya sendiri. Sinyal pemberangusan FPI sudah mulai dikibarkan oleh semua pihak.

Begitu kepentok sama kekecewan besar sang penguasa kandhang banteng, langsung mau minta penyelesaian melalui dialog secara kekeluargaan. Tiba-tiba kegarangan Habib Rizieq hilang entah kemana.

Sekarangpun, para pendukung demo anti Ahok pelan-pelan juga mulai surut jumlah pesertanya. Tidak sebanyak di awal-awal proses persidangan panjang tersebut. Bahkan, para saksi pelaporpun mulai banyak yang balik kucing tiba-tiba.

Rizieq, akhrnya ngeper juga pada kekuatan pengaruh sebenarnya dari Megawati. Kok tiba-tiba menginginkan penyelesaian secara kekeluargaan? Sejak kapan Habib Rizieq menjadi lembut dan melo begini?

Continue Reading
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.
Advertisement