Kelompok Berisik Dijauhi Mayoritas Muslim | Jejaring
Fakta & Peristiwa

Kelompok Berisik Dijauhi Mayoritas Muslim

5 stars 58 Votes Direktur Wahid Institute, Yenny Wahid menegaskan, mayoritas umat Islam di Indonesia adalah umat yang memiliki tingkat toleransi tinggi dan memberikan...

Direktur Wahid Institute, Yenny Wahid menegaskan, mayoritas umat Islam di Indonesia adalah umat yang memiliki tingkat toleransi tinggi dan memberikan ruang bagi sesama warga Indonesia untuk beribadah sesuai kepercayaan masing-masing.

Kelompok yang saat ini memancing keributan di publik menggunakan isu agama, kata Yenny Wahid, hanyalah minoritas dan bukan merupakan wakil dari umat Islam di Indonesia.

More:   SDF Sedang Menunggu Pasokan Senjata yang Dijanjikan Washington

Hal itu disampaikan Yenny saat membawakan pidato singkat pada acara perayaan Natal dan Tahun Baru 2017 MPR-DPR-DPD RI, Jumat (27/1/2017).

“Mereka adalah kelompok kecil, kelompok minoritas. Tapi memang berisik, jadi kuatnya karena berisik saja. Tapi tidak didukung oleh kelompok mayoritas muslim,” kata Yenny Wahid di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat.

Menurut Yenny Wahid, mayoritas Muslim di Indonesia sangat menyadari bahwa bangsa terdiri dari banyak orang yang memiliki latar belakang beragam.

More:   Kurdi Kecewa Berat Dengan Trump

Janji kemerekaan, janji kedaulatan, janji kemakmuran dan janji keadilan, ujar Yenny Wahid, tak hanya diberikan kepada satu mayoritas namun kepada seluruh bangsa Indonesia.

“Dan janji generasi kita adalah membawa keadilan, kemakmuran dan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia. Itu tidak bisa dicapai tanpa adanya persatuan,” ucap Yenny Wahidputri almarhum Abdurrahman Wahid ini.

More:   Penolakan Keras HTI terhadap Rencana Pembubaranya Oleh Pemerintah

Seluruh komponen bangsa, kata Yenny Wahid, sama dan setara di mata hukum dan konstitusi. “Kalau ada yang mengganggu, kami semua dari Nahdatul Ulama siap untuk tetap mengawal keutuhan negara kita. Membantu mereka-mereka yang didiskriminasi,” pungkas Yenny Wahid.

Sumber: Tribunnews.com

   
 

KOMENTAR ANDA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Jejaring.net. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Jejaring.net berhak untuk menghapus segala bentuk unggahan yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

Comments

TERPOPULER MINGGU INI

To Top