Connect with us

Berita

Kasus Buni Yani Dilimpahkan Ke Kejati Jabar

Diunggah:

on

TV STREAMING

Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta melimpahkan penanganan pelanggaran UU ITE dengan tersangka Buni Yani ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Alasannya, lokasi saat Buni Yani mengedit dan mengunggah video pidato Ahok di Depok, Jawa Barat.

“Kami sudah koordinasi dengan kajatinya (Kajati Jabar), berdasarkan locusnya (tempat kejadian) di wilayah Depok,” kata Wakil Kepala Kejati (Wakajati) DKI Jakarta, Masyhudi di Jakarta, seperti dilansir Antara, Jumat (27/1).


Sampai saat ini pihaknya belum menerima berkas kasus Buni Yani. Berkasnya masih di penyidik Polda Metro Jaya untuk dilengkapi sesuai petunjuk yang telah diberikan kejaksaan.

Sementara itu, berkas kasus dugaan makar dengan tersangka Jamran dan Rizal Khobar sudah diterima oleh Kejati DKI Jakarta pada 25 Januari 2017.

“Saat ini sedang diteliti oleh jaksa peneliti kami punya 14 hari,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasie Penkum) Kejati DKI, Waluyo.

Buni menjadi tersangka dan dijerat Pasal 28 ayat (2) UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE lantaran memposting status bermuatan SARA melalui akun media sosial sehingga menimbulkan kebencian.

Pasal 110 ayat (2) dan (3) serta pasal 138 ayat (2) KUHAP), penyidik dalam waktu 14 hari harus menyerahkan atau menyampaikan kembali berkas dan tambahan hasil penyidikan kepada Penuntut Umum.

Tersangka Buni Yani pada 9 Januari 2016 memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya guna menjalani pemeriksaan sebagai tersangka yang diduga memposting status bermuatan SARA melalui akun media sosial sehingga menimbulkan kebencian.

Sumber: Merdeka.com

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.
Advertisement