FPI – Antara Anti Demokrasi Dan Uniknya Pemahaman Musyawarah | Jejaring
5 stars 258 Votes Kemarin, dari BBC saya membaca sesuatu hal yang sangat lucu. Makanya judulnya saya buat seperti itu. Ada sebabnya, bahkan  dengan...
FPI – Antara Anti Demokrasi Dan Uniknya Pemahaman MusyawarahKemarin, dari BBC saya membaca sesuatu hal yang sangat lucu. Makanya judulnya saya buat seperti itu. Ada sebabnya, bahkan  dengan...thumbnail text
Analisis

FPI – Antara Anti Demokrasi Dan Uniknya Pemahaman Musyawarah

Kemarin, dari BBC saya membaca sesuatu hal yang sangat lucu. Makanya judulnya saya buat seperti itu. Ada sebabnya, bahkan  dengan cara logika yang sangat sederhana pendapat mereka akan terasa aneh dan lumayan berbahaya. “Om, kalau memang anti demokrasi, mengapa hobi demo om?” Selanjutnya, “Om, kalau memang dasarnya musyawarah mengapa lebih suka demo ketimbang bermusyawarah. Bertabayun aja ogah, pengerahan massa didahulukan om?”

Ah yang diatas itu terlalu sederhana untuk menjawabnya. Mari kita coba dengan bahasan yang jauh lebih rumit. Tapi saya ogah menggunakan logika pentolan JIL, Ulil Abshar-Abdalla

Coba kita bedah satu persatu dari pendapat pimpinan FPI, KH Misbahul Anam berikut ini:

Tanya (BBC): Dalam demonstrasi hari ini para anggota FPI menyatakan sumpah setia kepada Indonesia dan menghormati prinsip Bhinneka Tunggal Ika. Mengapa Anda pikir itu adalah sesuatu yang penting?
Jawab (Anam): Jadi kita sebagai warga negara akan ikuti aturan, bahkan landasan-landasan konstitusional, ideal, Pancasila, UUD 45, kebhinekaan, NKRI. Umat Islam selama ini tidak pernah mempersoalkan, itu sudah harga mati.

Saya balik bertanya: Yakin? NKRI-nya pakai titik lho nggak pakai embel-embel NKRI Bersyariah lho. Pancasilanya juga bukan yang persis sama dengan Piagam jakarta lho. UUD 45 asli yang dimaksud bukan yang pakai Piagam jakarta lho.

More:   Fadli Zon - Pemerintah Ngawur Jika Ingin Membubarkan HTI

BBC: Jadi kalau ada anak muda dari Kupang, agama Kristen, dia mimpi menjadi presiden negara Indonesia, terus dia naik secara demokratis, apakah diterima sebagai presiden Kristen di negara Indonesia?
Anam: Semua orang berhak untuk mencalonkan jadi pemimpin di Indonesia, dan semua warga punya hak juga untuk menolak. Indonesia ini mayoritas umat Islam, kalau kita mau proporsional dan profesional, ya memang presidennya harus beragama Islam. Seperti juga di Bali mayoritas itu Hindu, maka Gubernurnya Hindu, silakan, umat Islam tidak ganggu.

Saya kemudian bertanya: Lha katanya mengedepankan musyawarah. Kok ini malah mayoritas menjadi pertimbangan utama ketimbang musyawarah? Musyawarah itu, berasal dari kata Syawara yang berarti berunding. Thus, Musyawarah itu bukan berarti mayoritas lebih berkuasa ketimbang minoritas. Terus apa berdanya dengan voting? Namanya saja rembugan, ya mencari titik temu terbaik bagi semua pihak.

BBC: Tapi secara demokratis kalau masyarakat memilih orang Kristen, seperti Gubernur Basuki Tjajaya Purnama, dia maju secara demokratis. Bagaimana?
Anam: Indonesia itu bukan negara demokrasi, Indonesia itu negara musyawarah. Mengatakan Indonesia negara demokrasi, coba tunjukkan, dalam undang-undang yang mana? Pancasila sila yang ke berapa? Undang-Undang Dasar 1945 pasal yang ke berapa? Tidak ada, Indonesia itu negara musyawarah, sila keempat Pancasila, itu disebutkan di situ permusyawaratan.

More:   Rusia Saat Ini Menjadi Target Utama ISIS?

Pertanyaan dari BBC semakin seru, dan dalam tanya jawab terakhirlah yang menurut saya paling seru. Inilah sebenarnya inti jawaban yang dimaksudkan.

Anam: Kalau demokrasi itu one man one vote, satu orang satu suara. Kalau ada saya, sebagai ustadz, demokrasi itu suara saya sama dengan suara tukang becak. Suara profesor sama dengan suara orang yang tidak sekolah. Suara menteri sama dengan suara petani. Itu demokrasi.

Saya nggak ingin ikut-ikutan larut berdebat antara hak suara tukang becak vs profesor. Mau banyak baca buku atau nggak, mau pakai gelar bejibun atau nggak kalau dasarnya tulalit ya tulalit aja. kalaud asarnya pinter, walaupun tukang becak juga layak diakui kepakarannya. Hoi, memang ngggak ada tukang becak yang pernah kuliah. Saya ini pernah ngernet yang kurang lebih tidak lebih baik ketimbang profesi tukang becak. Saya ini banyak baca buku bro, dan Alhamdulillah sekolah saya juga lumayan tutug.

…. Dalam musyawarah antara ulama dengan orang yang bukan ulama punya suara yang berbeda.

Nah ini menimbulkan tanda tanya besar kepada saya: Berarti inginnya penentu utama semua kebijakan negara adalah dewan ulama berarti pemerintahan harus Khilafah dong. Ooooo, ternyata intinya ini tho.

More:   Tolong Jangan Unggah Foto Atau Video Peristiwa Teror

Agar lebih seru,sekalian saya ikutkan video Rizieq Shihab tentang konsep yang dianut oleh semua pengikutnya, termasuk tangan kanannya yaitu KH Misbahul Anam yang diwawancarai oleh BBC tersebut diatas.

Bagi saya, jelas FPI termasuk GNPF-MUI anti demokrasi. Pemahaman musyawarahnya juga sangat terkesan dipas-paske ke cita-cita besar mereka untuk menegakkan hukum Syariah, atau dalam sistem pemerintahan ingin menegakkan Khilafah. Nah detail dari pandangan Habib Rizieq tentang keutamaan Musyawarah menurut versinya ketimbang sistem demokrasi yang kita anut saat ini, dapat dibaca disini.

 
Perlu Untuk Anda tonton tayangan menarik berikut Ini:

 
 

KOMENTAR ANDA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Jejaring.net. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Jejaring.net berhak untuk menghapus segala bentuk unggahan yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

Comments

TERPOPULER MINGGU INI

To Top