Connect with us

Analisis & Opini

Dahsyatnya Habib Rizieq

Published

on

Dahsyatnya Habib RizieqHebohnya, Habib Rizieq merasa sebagai ulama yang sedang di kriminalisasi. Rizieq juga memprotes lambanya pihak aparat dalam kasus Sukmawati​ dan...

Hebohnya, Habib Rizieq merasa sebagai ulama yang sedang di kriminalisasi. Rizieq juga memprotes lambanya pihak aparat dalam kasus Sukmawati​ dan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.

Curhatnyapun tidak main-main. Langsung ke pimpinan DPR, dan diterima langsung oleh Wakil Ketua DPR Fadli Zon dan Fahri Hamzah​. Luar biasa khan?


Selain curhat, Rizieq juga konon akan melaporkan Gubernur BI, Menteri Keuangan dan Perum Peruri ke Mabes Polro terkait logo uang baru yang menurutnya bergambar palu arit. Padahal, Rizieq sebenarnya juga sedang dilaporkan oleh karena menuduh bahwa uang baru bergambar palu arit, dan sadisnya juga malah menuduh atau sedikitnya mempertanyakan jangan-jangan Presiden Jokowi PKI.

Luar biasa banget khan pengaruh dari Imam Besar FPI ini. Khan Beliau konon akan diangkat sebagai Imam Besar Umat Islam se Indonesia. Manuvernya nyaris tidak akan ada seorangpun ataupun lembaga apapun di negeri ini yang dapat menghentikannya. Pengaruhnya luar biasa dahsyat, kalau cuma sekelas Presiden juga nggak bakalan sanggup menandinginya.

Nah kehebatan lainnya, Habib Rizieq juga berani mengingatkan kepada semua orang bahwa negara ini adalah Negara Hukum, Bukan Negara Polisi. Kalau sudah sejauh ini, mana berani ada Polisi ataupun politisi menanggapinya bro. Apalagi kalau sekedar rakyat biasa seperti kita-kita ini.

Kalau menurut saya sih, yang paling tepat adalah Negara ini bukan negara hukum, apalagi negara polisi. Yang paling benar menurut saya ya negaranya Habib Rizieq. Semuanya pada ngekos ataupun ngontrak.

Jangankan kita-kita yang rakyat biasa, lha wong Presiden Jokowi saja dihujat sak kepenake dhewe, dan bahkan dalam kasus logo yang dituduhnya mirip gambar palu arit pada uang baru, Presiden kita juga di PKI-PKI kan kok.

Memangnya ada yang berani menegur Habib Rizieq? Jelas mustahal bin mustahil lah. Boro-boro memproses hukum, lha wong sekedar menegurnya saja nggak ada yang berani kok.

Click to comment
KOMENTAR ANDA
Advertisement