Connect with us

Analisis & Opini

Kekecewan Barat & PBB Atas Kejatuhan Aleppo

Published

on

Aleppo berhasil direbut sepenuhnya oleh militer Suriah. Pemerintah Suriah yang diakui secara internasional telah merebut kembali kota Aleppo dari milisi yang didominasi oleh afiliasi Al Qaeda dukungan US-Saudi-Turki, dan ISIS.

Mainstream media Barat nampak sangat kecewa dan justru mencari-cari titik kelemahan dan keburukan militer Assad, dan mempubikasikannya ke seluruh antero dunia.  Padahal, di Aleppo sendiri banyak dokumentasi video yang menunjukkan betapa rakyat Suriah di Aleppo nampak sangat gembira dan membanjiri ke jalan untuk merayakan kemenangan tentara Suriah, yang merupakan tanda-tanda akhir dari konflik berkepanjangan yang membuat mereka larut dalam kesengsaraan yang panjang pula.


Sementara itu, Sekjen PBB Ban Ki-moon, sosok yang memainkan peran mengerikan dalam mendukung agenda perubahan rezim dukungan Barat pertama yang dipaksakan di Libya dan baru-baru dicobanya lagi di Suriah, telah mengeluarkan pernyataan yang mengungkapkan “keprihatinan besar” mengenai kekejaman yang dilakukan terhadap warga sipil dengan cara yang jelas dimaksudkan untuk menempatkan posisi pemerintah Suriah sebagai satu-satunya biang kerok semua kesengsaraan rakyat Suriah.

Ban Ki-moon  CS. sebenarnya sejak awal termasuk ke dalam gerombolan yang bersekongkol dan sangat ingin melihat Al Qaeda dan bahkan ISIS mampu mengalahkan pemerintahan Assad di Suriah dengan gilang-gemilang. Mereka sebenarnya adalah pendukung milisi afiliasi Al Qaeda di bawah kedok “pemberontak moderat” yang dihancurleburkan oleh militer Assad.

Apakah mereka sebenarnya mendukung perjuangan al-Qaeda Suriah pada khususnya ataupun Islam pada umumnya, Sangat mustahil. Kelompok pemberontak Suriah sebenarnya hanya digunakan atau diperalat untuk tujuan besar kemenangan geo politik mereka. Ingat apa yang terjadi kemudian dengan Afghanistan, Irak, Libya, yaman dan beberapa negara lain dimana mereka ikut campur tangan langsung dalam konflik dalam negeri negara bersangkutan.

 

Click to comment
KOMENTAR ANDA
Advertisement