Cuma Mau Dikasih Undangan ACTA, Ahok Kabur | Jejaring
Fiksi & Diary

Cuma Mau Dikasih Undangan ACTA, Ahok Kabur

Padahal, sejumlah pengacara yang tergabung dalam Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) hendak menyerahkan sebuah undangan. Cuma kayak gitu aja, mengapa Ahok kabur?

Padahal bunyi undangannya sangat sederhana, bagus dan hanya sekedar mengajak dialog Antara Ahok dengan ACTA di markas (Posko) ACTA. Yang ngundang juga orangnya kalem-kalem, sangat bersahabat dan sangat lembut seperti Habiburokhman, Novel Bamukmin dll. Ini bunyi undangan yang dibacakan langsung oleh ketua ACTA, Krist Ibnu didepan wartawan, setelah gagal menyampaikannya langsung kepada Ahok.

More:   Akhir-Akhir Ini Saya Relatif Sangat Bahagia

“Terkait dengan pernyatan bapak surat Al Maidah Ayat 51 yang disampaikan dalam pertemuan dengan masyarakat Kepulauan Seribu 27 September 2016 yang sampai saat ini telah banyak menimbulkan protes dan kecaman dari umat Islam karena sudah dianggap melecehkan Alquran yang merupakan kitab suci bagi Umat Islam,………maka untuk itu kami, ACTA mengundang bapak Basuki Tjahaja Purnama dengan hormat pada hari Kamis 20 Oktober pukul 11.00 WIB, tempat di posko kami, dengan agenda melakukan dialog, hanya melakukan dialog, mencari solusi perdamaian.” (Okezone.com, 19 Oktober 2016)

More:   Makasih Sekali, Pak Sugeng Atas Empati & Pertolongan Njenengan

Hanya sekedar undangannya yang simpel, lembut dan mengajak dialog untuk mencari solusi perdamaian saja kok, nggak lebih ketimbang itu. Mengapa Ahok harus kabur dan menghindar? Padahal setiap hari melayani dan bertemu sebegitu banyak warga di Balaikota, Ahok oke-oke saja, fine-fine aja dan mau-mau saja. Bahkan foto bareng juga ok. Lha undangan yang bunyinya dan niatnya sangat bagus ini, mengapa harus kabur? Apalagi ACTA juga sudah menyediakan diri untuk menjadi tuan rumah dalam dialog damai tersebut.

More:   Bahagianya Dikunjungi Teman-Teman Alumni SMP 2 Rembang Angkatan 83
 
Perlu Untuk Anda tonton tayangan menarik berikut Ini:

   
 

KOMENTAR ANDA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Jejaring.net. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Jejaring.net berhak untuk menghapus segala bentuk unggahan yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

Comments

TERPOPULER MINGGU INI

To Top