Rusia Terpaksa Memilih Perang Total | Jejaring
Analisis

Rusia Terpaksa Memilih Perang Total

Yakin bahwa negosiasi dengan Washington dipastikan sia-sia, Rusia terpaksa memutuskan sekalian mengerahkan kekuatan militernya secara total untuk mendukung militer Suriah dalam merebut kembali Aleppo. Jika Aleppo berhasil direbut oleh militer Suriah, praktis tinggal propinsi Idlib yang masih melakukan perlawanan terhadap militer Suriah. Nampaknya, Rusia sudah mulai merasa dipojokkan berlebihan dan tuidak ada pilihan lain, selain perang total sekalian.

Setelah gencatan senjata gagal, pesawat-pesawat tempur Rusia telah bergabung dengan militer Suriah, untuk menggempur habis-habisan Aleppo yang dikuasai pemberontak. Ini adalah gempuran yang paling mematikan bagi kubu pemberontak pasca gencatan senjata yang gagal.

Barat dan media Barat, alih-alih membantu untuk mencegah dengan bijak agar Aleppo tidak di ratakan dengan tanah oleh kekuatan udara Rusia, namun justru memprovokasi dan memojokkan berlebihan kepada Rusia, yang membuatnya hanya punya satu pilihan, yaitu menggempur posisi pemberontak habis-habisan sekalian. Seharusnya, Barat dan media Barat yang konon sangat peduli dengan rakyat Suriah, harusnya mendinginkan suasana bukannya memanaskan kondisi konflik yang sudah sangat rawan untuk meledak setiap saat.

More:   Dahsyat, Kasus "Chat Mesum" Rizieq Shihab Akan Dibawa Ke PBB

Secara diplomatik, Rusia sudah patah arang. hal ini dibuktikan dengan publikasi oleh kementerian Luar Negeri Rusia atas dokumen kesepakatan gencatan senjata yang ditandatangani oleh AS – Rusia. Dengan kata lain, maka penyelesaian diplomatik praktis sudah tertutup total.

Kalau tujuan Barat sebenarnya untuk memprovokasi Rusia sebagaimana yang disinyalir oleh Churkin, maka tujuan tersebut cukup berhasil membuat Rusia marah dan patah arang untuk menyelesaikan konflik Suriah secara diplomatik. Namun, dampaknya sangat mengerikan bagi rakyat Suriah yang seolah mereka bela dan sering menjadi bahan diplomasi untuk memojokkan dan menghujat Rusia. Rakyat Suriah sebenarnya yang akhirnya harus membayar mahal akibat arogansi para Diplomat.

More:   Ngakak Tenan, Ketika Polisi Mengaku Akan Jemput Paksa Rizieq Shihab

Ini adalah keputusan perang total oleh Rusia, setelah AS berulangkali berusaha mempecundangi dan menelikung Moskow. Nampaknya, perang dapat semakin meluas dan akan sangat berbahaya bagi keseluruhan wilayah regional Timur Tengah, atau bahkan di seluruh dunia. Jika kedua kekuatan militer kelas wahid dunia ini, memutuskan untuk perang terbuka, maka kiamat sudah dekat dalam arti yang nyaris sebenarnya.

Setelah serbuan besar-besaran ke Aleppo Timur, maka jangan pernah harap lagi ada kemungkinan penyelesaian damai ataupun diplomatik atas konflik Suriah. jangan pernah ngomong lagi tentang bantuan kemanusiaan, yang jelas pasti akan sia-sia belaka.

Alih-alih ikut mendinginkan konflik, negara-negara teluk justru ikut ngompori dan konon akan mengirim MANPADS untuk merontokkan pesawat tempur Suriah atau Rusia. Satu saja pesawat Rusia tertembak jatuh, maka pasti wilayah pemberontak akan diratakan habis oleh militer Rusia. Nampaknya, Rusia sudah tidak mau menggunakan pertimbangan apapun selain kekuatan militer. Rusia dalam posisi ini terlalu dipojokkan dan terpaksa melakukan perlawanan habis-habisan, dan perang total adalah pilihannya yang paling memungkinkan.

More:   Ketika Ahok Sudah Patah Arang Di Dunia Politik

Semoga insiden ini tidak memicu perang dunia ketiga, yang sangat mungkin akan menghabisi sebagian besar makhluk hidup yang ada dipermukaan bumi. Semua peradaban dunia akan hancur seketika dalam sekejab. Semoga para diplomat tidak terlalu banyak gembelengan dan kemaki berlebihan. Jangan sampai peringatan Medvedev menjadi kenyataan, walaupun saat itu diduga kuat bahwa konten beritanya sengaja dipelintir oleh Reuters untuk memicu perang dunia ke tiga.

Sumber Gambar: csglobe.com

 
Perlu Untuk Anda tonton tayangan menarik berikut Ini:

   
 

KOMENTAR ANDA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Jejaring.net. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Jejaring.net berhak untuk menghapus segala bentuk unggahan yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

Comments

TERPOPULER MINGGU INI

To Top