Mencoba Mendekatkan Diri Kepada Sang Khalik

Bertahun-tahun, saya nyaris sangat jarang, bahkan bisa dikatakan tidak pernah sowan, sujud dan menghaturkan sembah kepada Sang Khalik. Entah penyakit kesombongan
….Read More

Fiksi

Mencoba Mendekatkan Diri Kepada Sang Khalik

Bertahun-tahun, saya nyaris sangat jarang, bahkan bisa dikatakan tidak pernah sowan, sujud dan menghaturkan sembah kepada Sang Khalik. Entah penyakit kesombongan ataupun pengingkaran apa yang telah bersemayam di hati ini.

Hari-hari terakhir ini, saya semakin intens untuk menghaturkan sembah kepada Nya, bukan sekedar karena sehabis didera penyakit, namun adanya kebutuhan saya sendiri untuk mengadu dan curhat sekaligus memohon ampun kepada Nya. Kesalahan dimasa lalu yang demikian banyak saya lakukan, sebenarnya awalnya membuat saya segan dan merasa malu luarbiasa dikala ingin menghaturkan sembah kepada Nya, selayaknya seorang makhluk yang harus tunduk kepada kemaha-an Nya yang tanpa batas.


Setelah membaca ulang berbagai perilaku dan perjalanan hidup saya yang setelah begitu banyak kesalahan, cobaan yang cukup berat, dan saya mampu melewatinya dengan selamat sampai dengan saat ini, maka mulai tumbuh adanya kesadaran dalam hati bahwa ini pasti ada campur tangan “invincible hand” dari kuasa diluar kemampuan saya, bahkan akal sehat saya sekalipun. Itu pastilah dari Sang Khalik yang selama ini seringkali saya abaikan ataupun saya ingkari entah sadar atau tidak sadar.

Read More:   Ketika Masih Bisa Menulis Dan Mengotak-Atik Kode di Komputer

Saya mulai berfikir bahwa hanya karena luberan kasih, perlindungan dan sekaligus ampunan Nya lah yang membuat saya bisa bertahan sampai dengan detik ini. Saya mulai berfikir untuk membutuhkan cahaya dikala waktunya nanti harus pulang. Sekecil apapun cahaya tersebut amat sangat saya butuhkan ketimbang gelap gulita sama sekali. Akan saya susun pelan-pelan titik-titik cahaya agar menjadi obor yang akan menerangi jalan pulang, Insyaallah.

Read More:   Pasca Stroke, Yang Paling Menyedihkan Adalah Tidak Mampu Bermain Musik Lagi

Sebenarnya ada kerinduan yang teramat besar ketika kembali mengingat rasa sejuknya hati di masa lalu saat saya dapat begitu pasrah, tunduk dan menyerah kepada kuasa Nya. Masa-masa yang nyaris saya lupakan dengan kebutaan dan kesesatan saya pada pengingkaran kenyataan Ke-Maha-an Nya.

Atas berkat Rahmat Nya, dan atas contoh-contoh kesabaran, keikhlasan, kasih sayang dalam merawat saya selama ini yang dilakukan oleh Istri tercinta, akhirnya saya mulai sadar bahwa keikhlasan dan kasih sayangnya selama merawat saya itu tidak mungkin hanya didasari oleh rasa cintanya yang begitu besar kepada saya semata, pasti dalam lubuk hatinya yang paling dalam ada sesuatu yang menggerakkan semua tindakannya. Sesuatu itu adalah Nur dan Kuasa Sang Khalik.

Ya Dzat penguasa hati yang sanggup pembolak-balik hati, hamba bersujud dan memohon teguhkan hati hamba sehingga jangan lagi ada kotoran yang mencoba menafikkan ke – Maha – an Mu dalam hati hamba. Hamba takut kegelapan yang akan mengiringi hamba, kalau nanti waktunya harus menghadap Kepada Mu.

Read More:   Minggu-Minggu Ini Saya Sangat Lega dan Bahkan Cenderung Merasa Lebih Bebas

Copyright © Jejaring

Perlu Untuk Anda tonton tayangan menarik berikut Ini:

 
Loading...

KOMENTAR ANDA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Jejaring.net. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Jejaring.net berhak untuk menghapus segala bentuk unggahan yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

TERPOPULER

To Top