Geger Ormas Anti Pancasila

Kapolda jatim, Irjen Pol Anton Setiadji, dengan berani dan tegas mewacanakan pelarangan beberapa ormas anti Pancasila di Jawa Timur. Namun
….Read More

Video: Geger Ormas Anti Pancasila

Kapolda jatim, Irjen Pol Anton Setiadji, dengan berani dan tegas mewacanakan pelarangan beberapa ormas anti Pancasila di Jawa Timur. Namun ....Read More
Analisis

Geger Ormas Anti Pancasila

Kapolda jatim, Irjen Pol Anton Setiadji, dengan berani dan tegas mewacanakan pelarangan beberapa ormas anti Pancasila di Jawa Timur. Namun sayangnya, Pakde Karwo selaku gubernur menolak wacana tersebut.

Dengan berdalih bahwa perjuangan HTI sebenarnya bukannya menolak Pancasila, namun tujuan sebenarnya adalah untuk berdakwah dalam menolak paham Neo Liberlisme dan Neo Imperialisme demi melindungi tanah air. Lha kalau melihat video diatas, terus HTI mau bilang apalagi?


Nah yang menjadi bahan pertanyaan saya adalah, saya setuju dengan poin bahwa kita harus menolak segala paham neo liberalisme dan neo imperialisme. Namun paham yang ingin mengubah NKRI kedalam bentuk Khilafah dan berdasarkan Syariah Islam juga tidak kalah bahaya dampaknya. Termasuk paham lainnya seperti komunisme, Syiah dan lainnya juga tidak kalah bahayanya bagi NKRI.

Paham-paham yang ingin menyusupkan Liberalisasi, Komunisisasi, Cinaisasi, Baratisasi, Iranisasi, termasuk Arabisasi di negeri ini juga perlu diwaspadai. Mereka pada hakekatnya juga ingin mengacak-acak dan menjarah rayah ke – Indonesia – an tercinta kita.

Slogan apapun yang digunakan untuk ngeles, kalau tidak mau menghargai Pancasila, UUD 45, Merah Putih dan Bhineka Tunggal Ika apakah betul mereka pantas dianggap sebagai elemen Indonesia kita.

Read More:   Rusia, Turki dan Iran Bertemu, Untuk Meredam Proxy-War A.S. di Suriah?

Kalian semua adalah kelompok yang ingin membajak ke-Indonesia-an tercinta kita. Semua elemen bangsa harus segera tersadar dan segera bangkit untuk menangkal berbagai paham yang merongrong NKRI. Mau pakai alasan apapun, bahkan demi Rahmatan lil ‘alamin sekalipun juga kalau akhirnya hanya ingin mengubah segala sendi dasar kehidupan negeri ini, ya kalian tidak pantas tinggal di bumi pertiwi.

Read More:   Benedict Rogers - Jangan Pernah Anggap Indonesia Sebagai Negara Toleran Lagi

Pada media online Era Muslim, Humas HTI Jawa Timur Ustaz Rifa’an Wahyudi berdalih bahwa yang dimaksud khilafah adalah tawaran karena di Indonesia saat ini banyak terjadi masalah korupsi, penjualan aset negara, pelecehan sosial dan penyakit masyarakat. Lha banyak sekali elemen masyarakat yang anti korupsi, anti penjualan aset negara, anti pelecehan seksual dan sosial, termasuk anti penyakit masyarakat di negeri ini. itu bukanlah monopoli HTI atau kelompok ormas Islam fundamentalis saja.

Hebatnya, ngeles dengan gagah dengan cara dengan menyatakan bahwa HTI tidak pernah membahas Pancasila dalam kajian apapun termasuk buku-bukunya. Lhah disinilah julignya HTI dalam menghindari kecurigaan bahwa mereka tidak menerima Pancasila.

Sekarang pertanyaannya saya balik. Apakah dengan premis bahwa HTI tidak pernah membahas Pancasila termasuk dalam kajian-kajiannya, apakah ini serta merta dapat disimpukan bahwa HTI tidak menolak Pancasila sebagai Ideologi Negara?

Read More:   Runtuhnya ISIS, Akan Justru Menguntungkan Al Qaeda?

Kalau alasannya cuma dengan seperti itu, kemudian HTI menyangkal bahwa organisasi ini tidak anti Pancasila? Maka pertanyaan saya sederhana saja. Apakah HTI sebagai organisasi masa yang katanya terdaftar secara resmi di Republik ini mau menerima Pancasila, UUD 45, Merah Putih dan Bhineka Tunggal Ika sebagai ideologi bangsa yang harus dihormati dan dijunjung tinggi? Jawabanya sederhana saja, mau atau tidak mau. Kalau masih ngeles lagi bahwa pegangan utama semua kaum muslim ya Qur’an dan hadist, ya sama saja kalian hanya mencoba ngeles dengan cara yang julig lagi.

Sumber Video: Youtube Kanal Ridwan Taufik

Copyright © Jejaring

 
Loading...

KOMENTAR ANDA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Jejaring.net. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Jejaring.net berhak untuk menghapus segala bentuk unggahan yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

TERPOPULER

To Top