Connect with us
Mantan Dosen Yang Lebih Memilih Menjadi Inem, Penebar Virus KebaikanIni benar-benar transformasi yang bagi banyak orang dianggap tidak lazim. Keputusan yang dibuatnya benar-benar diluar akal sehat bagi sebagian orang...
mm

Published

on

Ini benar-benar transformasi yang bagi banyak orang dianggap tidak lazim. Keputusan yang dibuatnya benar-benar diluar akal sehat bagi sebagian orang dan menurut saya teramat sangat sulit.

Dari sosok yang memiliki pekerjaan yang sebelumnya cukup mapan sebagai seorang dosen, namun memilih untuk berjuang di jalanan demi menebar virus kebaikan. Pilihan yang benar-benar “out of the box“.


Nama aslinya adalah Made Dyah Agustina. Sempat menjadi dosen PGSD di Sanata Dharma selama 4 tahun. Saat ini, Made bekerjasama dengan rumah budaya Tembi, sudah memiliki sanggar tari dengan siswa lebih dari 300 orang.

Made, dulu berjuang keras untuk menyelesaikan studinya. Made dulu hanyalah anak penjual balon, yang berhasil menyelesaikan studinya sampai level S2 tanpa membebani orang tua sedikitpun.

Sumber: brilio.net

Copyright © 2018 Jejaring Net Online
Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.