Tentang Mbahwo

Mbahwo adalah seorang akuntan pendidik yang justru merasa lebih nyaman menjadi tukang membuat kode dan pengelola situs. Latar belakang pendidikannya mulai S1 sampai ke tingkat akhir adalah akuntansi murni, namun secara otodidak Mbahwo juga getol mempelajari kegiatan tata kelola situs serta koding dari bermacam bahasa maupun platform.

Kegiatan Harian

Bagi Mbahwo, mengajar adalah kewajiban, namun membuat kode dan mengelola situs adalah hobi yang membuatnya merasa lebih hidup. Menulis di situs juga menjadi salah satu hobi sekaligus hiburan dan relaksasi yang paling menyenangkan bagi Mbahwo.

Kewajiban harus tetap dijalankan, hobi dan utamanya passion tersebut juga tetap tidak boleh ditinggalkan. Mbahwo meyakini bahwa passionnya tersebut akan meninggalkan jejak positif yang tidak kalah kelasnya dengan publikasi riset sekalipun.

Dengan kondisi kesehatan yang semakin hari semakin menurun, Mbahwo tetap berusaha keras untuk menyempurnakan desain Platform, Player dan juga situsnya. Ini tidak sekedar obsesi Mbahwo semata, kegiatan ini adalah kegiatan yang membuat Mbahwo merasa nyaman, merasa masih punya manfaat dan bahkan bisa sedikit melupakan rasa sakit.

Salah satu obsesi Mbahwo adalah meninggalkan tinggalan kode yang sudah berupa Platform, Player maupun desain matang yang tidak mudah out of date, bagi anak cucunya atau siapapun yang kelak meneruskan hobi dan merawat apa yang sudah ditinggalkan oleh Mbahwo. Sebenarnya adalah tinggalan yang sederhana dan bahkan dianggap tidak berguna sama sekali oleh orang lain. Namun, dibalik tinggalan sederhana tersebut, banyak terkandung didalamnya riwayat kerja keras, pahit, getir dan bahkan rasa sakit hebat yang harus ditahan sekuat tenaga oleh Mbahwo demi menyelesaikan obsesinya tersebut.

Platform, Player ataupun desain situs yang dikembangkan oleh Mbahwo Insya Allah  dapat di-custom dan dikembangkan ulang oleh siapapun yang mau belajar secara serius untuk mengembangkan apa yang sudah dilakukan oleh Mbahwo.

Kendala Tidak Harus Menyurutkan Semangat

Selepas dibanjiri dengan penyakit mulai stroke di kedua sisi, hipertensi, diabetes, jantung, liver dan ginjal sekaligus, Mbahwo lebih banyak menghabiskan waktu di depan komputer. Sesekali mengajar ke kampus dan membimbing skripsi, thesis maupun lainnya.

Walaupun dengan segala kendala dan keterbatasan, tidak menyurutkan semangatnya untuk berkarya melalui jemarinya di depan laptop jadul kesayangan. Bagi Mbahwo, selama masih bernafas dan mampu menggerakkan jemari, maka semangat berkarya tidak boleh berhenti.