Kuliah

Pendekatan Ilmiah dan Pendekatan Alternatif Dalam Riset (Pertemuan Minggu 2)

Published

on

Pendekatan Ilmiah dan Pendekatan Alternatif Dalam Riset (Pertemuan Minggu 2)
Sumber Gambar: research.com

Deduktif VS Induktif

Dalam penalaran deduktif, diawali dari yang lebih umum ke yang lebih spesifik. Dimulai dengan teori umum dan kemudian mempersempit teori itu menjadi hipotesis khusus yang dapat diuji.

Peneliti mempersempit lebih jauh ketika peneliti mengumpulkan pengamatan khusus untuk menguji hipotesis penelitiannya. Analisis pengamatan khusus ini pada akhirnya memungkinkan peneliti untuk mengkonfirmasi (atau menyangkal) teori asli.

Penalaran induktif bekerja dalam arah yang berlawanan: itu adalah proses di mana kita mengamati fenomena tertentu untuk dijadikan kesimpulan umum. Oleh karena itu, dalam penalaran induktif, dimulai dari yang lebih khusus ke yang lebih umum.

Sederhananya, pembuatan teori/hipotesis adalah induksi dan pengujian teori/hipotesis adalah deduksi. Keduanya adalah bagian yang sangat penting dari proses penelitian.

Pendekatan Alternatif Dalam Penelitian

Menggunakan pendekatan ilmiah untuk penelitian harus membantu peneliti untuk mendapatkan kebenaran tentang subjek penelitian.

Kebenaran riset itu sebenarnya bersifat subyektif tergantung siapa yang melakukan riset dan scope dari riset tersebut.

Kita perlu memahami berbagai prespektif mengenai positivisme, konstruksionisme, realisme kritis, dan pragmatisme.

Prev1 of 5