Opini

HTS Pun Gerah Atas Membanjirnya Kekuatan Militer Turki di Idlib

Published

HTS Pun Gerah Atas Membanjirnya Kekuatan Militer Turki di IdlibHTS Kehilangan Kendali Atas Idlib Selama lebih dari dua tahun, Hayat Tahrir al-Sham (HTS)​ dan Turki yang bertetangga telah memiliki...
Sumber Video

HTS Kehilangan Kendali Atas Idlib

Selama lebih dari dua tahun, Hayat Tahrir al-Sham (HTS)​ dan Turki yang bertetangga telah memiliki semacam hubungan yang kurang jernih. Masing-masing telah berusaha untuk melindungi daerah kantong wilayah Suriah yang dikuasai pemberontak yang menampung jutaan warga sipil bedasarkan kepentingan sendiri.

HTS mengklaim bahwa mereka dulu dapat mendikte persyaratan ke Turki ketika pasukan Turki mengawal gencatan senjata di Idlib. Sekarang HTS mengatakan telah kehilangan kendali ke Idlib. Untuk meyakinkan anggotanya untuk terus berjuang, mereka tampaknya harus meyakinkan mereka bahwa mereka tidak akan mati karena pendudukan Turki.

Rekaman yang baru saja dibocorkan tentang ceramah tokoh HTS, Abu al-Fateh al-Farghali. Pentolan HTS ini berbicara kepada anggotanya ketika mereka mempertahankan Idlib dari serangan militer Suriah awal tahun ini. Idlib adalah kubu nyata terakhir oposisi Suriah, masih di luar kendali pemerintah Suriah. Idlib juga tidak dalam pengawasan langsung yang dipaksakan Turki pada daerah-daerah yang “dikuasai oposisi” di tempat lain di Suriah utara. HTS telah mendominasi Idlib sejak pertengahan tahun 2017.

Rekaman suara al-Farghali menunjukkan bahwa cengkeraman HTS pada Idlib mulai memudar. Al-Farghali berbicara kepada sekumpulan kumpulan pejuang HTS mengenai kegerahannya terhadap pengerahan berturut-turut militer Turki di dalam Idlib. Al Farghali secara ekspilsit menjelaskanbahwa HTS menganggap tentara Turki sebagai institusi “kafir,” “murtad”.

Tetapi sekarang, ketika pemberontak yang dipimpin HTS telah kehilangan lebih banyak wilayah ke tangan pasukan Suriah , Turki justru menyuntikkan lebih banyak pasukan ke Idlib secara sepihak. Al Farghali mengatakan proksi dukungan Turki tidak perlu diakui eksistensinya oleh HTS.

Sejak itu Turki telah membuat janji baru untuk melawan HTS, sesuai protokol 5 Maret yang disepakati dengan Rusia untuk menghentikan serangan kekerasan terbaru Idlib. Dan jika rekaman yang bocor ini dapat dipercaya, maka telah terjadi gesekan baru antara proksi Turki dengan HTS.

Prev1 of 12

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Advertisement