Opini

Anatomi Pemberontak Utama Suriah, Penjelasan Associates Press

Published

Anatomi Pemberontak Utama Suriah, Penjelasan Associates PressPemberontak Utama Suriah BEIRUT (AP) - Berbaur di antara 3 juta warga sipil di bawah pengepungan dalam serangan pemerintah Suriah...

Pemberontak Utama Suriah

BEIRUT (AP) – Berbaur di antara 3 juta warga sipil di bawah pengepungan dalam serangan pemerintah Suriah pada kubu oposisi terakhir. Mereka terdiri dari puluhan ribu pejuang yang terkait al-Qaeda dan militan lain sehaluan yang datang dari seluruh dunia. Mereka bersatu untuk mengambil bagian dalam perang Suriah tersebut.

Para pejuang garis keras ini tidak punya tempat lain untuk pergi ketika perang mencapai titik akhir di provinsi Idlib. Berbaur dengan warga sipil, mereka terjebak di wilayah yang terus menyusut. Wilayah di bawah pemboman konstan oleh ofensif yang didukung Rusia oleh pemerintah Presiden Bashar Assad.

Para pemberontak utama Suriah ini adalah campuran dari pejuang lokal dan jihadis asing yang mulai berkumpul di Suriah. Mereka berkumpul setelah pemberontakan politis tahun 2011 melawan Assad, berubah menjadi pemberontakan bersenjata. Masuknya menjadikan Suriah salah satu pusat utama bagi gerilyawan di seluruh dunia, digambarkan oleh utusan utama Amerika Serikat menyebutnya sebagai surga al-Qaeda terbesar sejak masa Osama bin Laden di Afghanistan.

Idlib diyakini memiliki lebih dari 50.000 pejuang pemberontak Suriah yang didukung Turki. Kebanyakan dari mereka dengan ideologi fundamentalis Islam. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Suriah melakukan perjanjian perjalanan yang aman dengan para pemberontak saat mengambil kembali kendali atas kantong-kantong pemberontak di Suriah. Akibatnya, pemberontak dari tempat lain mengalir ke Idlib, benteng terakhir mereka. Serangan pemerintah yang didukung Rusia saat ini bertujuan untuk merebut kembali Idlib dan menghancurkan pemberontakan untuk selamanya.

Prev1 of 4

Advertisement
Click to comment

Berkomentarlah dengan bijak. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator bersangkutan, sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply