Connect With Us

News

Militer Suriah Berhasil Sepenuhnya Menguasai Kota Saraqeb

mm

Published

Militer Suriah Berhasil Sepenuhnya Menguasai Kota SaraqebMiliter Suriah berhasil mmenguasai sepenuhnya kota persimpangan strategis barat laut Saraqeb pada hari Sabtu dalam kemenangan terbaru dari serangan selama...
Sumber Video

Militer Suriah berhasil mmenguasai sepenuhnya kota persimpangan strategis barat laut Saraqeb pada hari Sabtu dalam kemenangan terbaru dari serangan selama seminggu terhadap salah satu benteng terbesar pemberontak di propinsi Idlib.

“Unit-unit tentara sekarang memegang kendali penuh atas kota Saraqeb,” lapor televisi pemerintah, atas rekaman jalan-jalan kota yang sepi setelah berminggu-minggu pengeboman.

Dikatakan pasukan Suriah saat ini menyisir daerah tersebut untuk menjinakkan ranjau darat dan bahan peledak yang ditinggalkan oleh para jihadis dan pemberontak.

Saraqeb adalah kota jalan raya utama kedua yang berhasil dikuasai kembali oleh pasukan pemerintah dalam dua minggu terakhir, setelah pemberontak berhasil diusir keluar dari Maaret al Numan bulan lalu.

Serangan udara intensif dan serangan darat intensi telah memaksa penduduk dan pemberontak untuk mengosongkan seluruh kota di wilayah Idlib dan mengirim ratusan ribu melarikan diri.

Kekerasan telah membuat 586.000 orang kehilangan tempat tinggal sejak Desember, menurut PBB, dan menewaskan lebih dari 300 warga sipil, menurut Syrian Observatory for Human Rights‚Äč (SOHR).

Saraqeb adalah hadiah strategis bagi pemerintah yang berusaha mengambil kembali kendali dua jalan raya utama yang bertemu di kota.

Jalan raya M5 menghubungkan ibukota ke kota terbesar kedua Aleppo. Terbentang dari perbatasan Yordania di selatan, M5 adalah jalan raya terpanjang di Suriah.

SOHR mengatakan pada hari Jumat bahwa pasukan pemerintah mengendalikan seluruh jalan raya M5 di provinsi Idlib.

Hanya tinggal seluar 30 kilometer (20 mil) persegi yang masih dikuasai oleh pemberontak.

Saraqeb duduk di persimpangan dengan M4, jalan raya timur-barat utama di Idlib yang menghubungkan Aleppo dengan kota pelabuhan Mediterania Latakia, sebuah benteng kuat milik pemerintah Suriah.

Setelah serangkaian kemajuan sejak intervensi Rusia di pihaknya pada tahun 2015, pemerintah sekarang mengendalikan lebih dari 70 persen wilayah Suriah.

Konflik Suriah telah menewaskan lebih dari 380.000 orang sejak pecah pada tahun 2011.

Sumber: france24.com, sana.sy