Connect With Us

News

Gara-Gara Kasus Pembunuhan Soleimani, Hubungan AS – Inggris Diambang Retak

mm

Published

Gara-Gara Kasus Pembunuhan Soleimani, Hubungan AS - Inggris Diambang Retak
Sumber Gambar: newsweek.com

Keputusan Donald Trump untuk membunuh Qassem Soleimani telah memicu perpecahan besar antara Amerika Serikat dan sekutu terdekat historisnya Inggris.

Dalam komentar secara terbuka, Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mengatakan pada hari Minggu bahwa sikap kebijakan luar negeri isolasionis Trump membuat Inggris sekarang harus segera mencari sekutu alternatif di seluruh dunia.

“Saya khawatir jika Amerika Serikat menarik diri dari kepemimpinannya di seluruh dunia,” katanya kepada Sunday Times.

Wallace enambahkan: “Asumsi tahun 2010 bahwa kami akan selalu menjadi bagian dari koalisi Amerika Serikat┬ánamun sekarang benar-benar tidak sesuai dengan yang kami inginkan.”

Komentar itu muncul setelah pemerintah Boris Johnson menyatakan sikap menjaga jarak atas kasus dari serangan Drone Amerika Serikat yang membunuh Soleimani pekan lalu. Pada saat itu, Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab menyebutnya serangan tersebut sebagai “eskalasi berbahaya,” yang mempertaruhkan konflik di mana justru “teroris akan menjadi satu-satunya pemenang.”

Seorang juru bicara Perdana Menteri Inggris juga serta-merta mengutuk ancaman Trump untuk menargetkan situs budaya Iran sebagai pelanggaran hukum internasional dan potensi kejahatan perang.

Dengan krisis Iran yang sedang berlangsung, Inggris kini secara terbuka membuat retak kemitraan pertahanannya yang sudah berlangsung lama dengan Amerika Serikat.

Prev1 of 3