Berita

Trump Mengecam Keras Media Evengalikal Yang Memintanya Segera Dimakzulkan

Published

on

Donald Trump pada hari Jumat mengecam keras media yang didirikan oleh mendiang Pendeta Billy Graham setelah publikasi berpengaruh bagi kaum evangelikal Kristen Amerika Serikat yang menyerukan agar dia dimakzulkan dari jabatannya.

Christianity Today pada hari Kamis menulis dalam tajuk rencana berjudul “Trump Harus Diusir dari Kantornya” yang tidak sbar menunggu masa pemakzulan Trump minggu ini oleh DPR Amerika Serikat.

“Presiden Amerika Serikat berusaha menggunakan kekuatan politiknya untuk memaksa pemimpin asing melecehkan dan mendiskreditkan salah satu lawan politik presiden,” tulisnya. “Itu bukan hanya pelanggaran terhadap Konstitusi, yang lebih penting, itu sangat tidak bermoral.”

Dewan yang dipimpin Demokrat mendakwa Trump dengan tuduhan penyalahgunaan kekuasaan dan menghalangi Kongres atas upayanya untuk menekan Ukraina untuk menyelidiki mantan Wakil Presiden Joe Biden, seorang kandidat terkemuka dari nominasi Demokrat untuk menghadapi Trump dalam pemilihan 2020. Suara Dewan membuat Trump menjadi presiden ketiga yang pernah dimakzulkan dalam sejarah Amerika Serikat. Senat yang dipimpin Partai Republik diperkirakan akan mengadakan sidang bulan depan tentang apakah akan memecat Trump dari jabatannya atau tidak.

Trump, yang telah membantah kesalahan dan mencap impeachment-nya sebagai upaya yang bermotivasi politik oleh Demokrat untuk membalikkan hasil pemilu 2016, mempertanyakan keberhasilan Christianity Today dan menolak seruannya bahwa ia akan dicopot dari jabatannya.

“Tidak ada Presiden yang berbuat lebih banyak untuk komunitas evangelis, dan itu bahkan tidak dekat,” tweeted Trump, tanpa memberikan bukti.

Prev1 of 2