Berita

Pilot Saudi Penembak Brutal di Florida Teridentifikasi Telah Mencuit Anti Amerika

Published

on

Penembakan oleh seorang kadet pilot jet tempur Saudi di pangkalan angkatan laut Pensacola, yang menewaskan tiga orang dan delapan lainnya cedera, kemungkinan akan semakin merusak hubungan Amerika yang sudah mulai membaik dengan Arab Saudi.

Menteri Luar Negeri Mike Pompeo mengatakan pada hari Sabtu bahwa ia berbicara dengan menteri luar negeri Arab Saudi, “yang menyatakan belasungkawa dan kesedihannya atas hilangnya nyawa dalam serangan mengerikan tersebut.”

Tapi belasungkawa saja mungkin masih belum cukup ketika FBI menyelidiki motivasi penembak, termasuk tuduhan bahwa ia memposting sentimen anti-Amerika di media sosial sebelum mengamuk.

FBI mengidentifikasi penembak sebagai Mohammed Alshamrani. Dia adalah salah satu dari 852 warga negara Saudi di Amerika Serikat untuk pelatihan militer yang diberikan berdasarkan perjanjian kerja sama keamanan dengan Arab Saudi.

Alshamrani berhasil ditembak mati oleh seorang deputi sheriff setempat, Jumat. Angkatan Laut mengidentifikasi korbannya sebagai Airman Mohammed Hathaim, 19 tahun, dari St. Petersburg, Florida; Ensign Joshua Kaleb Watson, 23 tahun, dari Coffee, Alabama; dan pilot tempur Cameron Scott Walters, 21 tahun, dari Richmond Hill, Georgia.

Prev1 of 5