Connect with us

Internasional

Senat AS Gagal Memblokir Veto Trump Atas Penjualan Senjata ke Saudi

mm

Published

on

Senat AS Gagal Memblokir Veto Trump Atas Penjualan Senjata ke Saudi
Sumber Gambar: france24.com

Senat Amerika Serikat telah gagal dalam upaya untuk menimpa serangkaian veto yang dikeluarkan oleh Presiden Donald Trump, yang memungkinkan pemerintah untuk bergerak maju dengan rencana untuk menjual miliaran dolar senjata ke Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

Keputusan Trump untuk menjual senjata dengan cara yang akan melewati tinjauan kongres membuat anggota parlemen marah dari kedua pihak. Dalam tekanan balik dua partai, Demokrat dan Republik bersatu untuk mengeluarkan resolusi yang memblokir penjualan senjata senilai $ 8,1 miliar kepada sekutu Amerika Serikat di Teluk Persia.

Pemungutan suara Senin untuk mencegah veto Trump berakhir gagal, dengan perolehan suara 45-40. Padahal, diperlukan dua pertiga suara untuk mencegah veto Trump.

Gedung Putih berpendapat bahwa menghentikan penjualan akan mengirim sinyal bahwa Amerika Serikat tidak mendukung mitra dan sekutunya, terutama pada saat ancaman dari negara-negara yang bermusuhan seperti Iran meningkat.

Ketegangan antara Iran dan Barat telah meningkat sejak Trump secara sepihak menarik Amerika Serikat mundur dari kesepakatan 2015 yang membatasi program nuklir Iran. Trump menerapkan kembali sanksi yang telah dicabut berdasarkan perjanjian.

Arab Saudi telah lama menjadi saingan regional bagi Iran, dan ketegangan telah meningkat antara UEA dan Teheran karena beberapa masalah, termasuk koordinasi UEA dengan upaya Amerika Serikat untuk mengekang apa yang disebutnya kegiatan memfitnah Iran di wilayah tersebut.

Pemungutan suara Senat dilakukan setelah Komite Pengawasan House merilis sebuah laporan yang mengkritik pemerintahan Trump atas kesediaannya untuk membiarkan pihak swasta yang memiliki hubungan dekat dengan presiden menggunakan pengaruh yang terlalu besar atas kebijakan Amerika Serikat terhadap Arab Saudi.

Dokumen-dokumen baru yang diperoleh komite “menimbulkan pertanyaan serius tentang apakah Gedung Putih bersedia menempatkan potensi keuntungan teman-teman presiden di atas keamanan nasional rakyat Amerika dan tujuan universal mencegah penyebaran senjata nuklir,” kata laporan tersebut.

Laman: 1 2

Advertisement
Comments