Connect with us
Ratusan Militan ISIS dan Warga Sipil Telah Eksodus Dari BaghouzRatusan orang lagi telah meninggalkan wilayah terakhir yang dikuasai oleh ISIS di Suriah timur dan berkumpul di area penerimaan besar-besaran...
mm

Published

on

Ratusan orang lagi telah meninggalkan wilayah terakhir yang dikuasai oleh ISIS di Suriah timur dan berkumpul di area penerimaan besar-besaran untuk digeledah dan diperiksa oleh para pejuang Syrian Democratic Forces (SDF) yang didukung Amerika Serikat.

Beberapa dari mereka yang berkumpul di luar desa Baghouz mengatakan bahwa mereka telah menunggu sejak malam sebelumnya ketika ratusan orang meninggalkan wilayah terakhir yang dikuasai ISIS.


Gelombang evakuasi terbaru membawa semakin dekat kekalahan terakhir dari apa yang disebut “kekhalifahan” ekstremis di tangan Pasukan SDF pimpinan milisi Kurdi (YPG).

Aparat dari koalisi pimpinan Amerika Serikat memeriksa dengan ketat orang-orang yang meninggalkan daerah yang dikuasai ISIS untuk menentukan apakah mereka militan atau warga sipil.

Eksodus itu terjadi tiga hari setelah pasukan yang didukung Amerika Serikat melanjutkan dorongan mereka pada militan yang bersembunyi di Baghouz di tepi Sungai Eufrat, dekat dengan perbatasan Irak.

Dalam beberapa minggu terakhir, ribuan warga sipil meninggalkan setitik kecil wilayah dalam evakuasi terorganisir setelah sebelumnya terhenti dalam pertempuran.

Pasukan SDF Kurdi mengatakan para pejuang mereka terkejut oleh sejumlah besar warga sipil, termasuk anggota keluarga ISIS, terkurung di daerah kecil yang semakin menciut oleh serangan secara periodik.

Pasukan yang didukung Amerika Serikat memperlambat dorongan mereka di Baghouz pekan lalu untuk memungkinkan warga sipil meninggalkan daerah kantong kecil – daerah yang sama dimana pengantin ISIS dari Inggris, Shamima Begum mengklaim telah melarikan diri dari wilayah tersebut sebelum ditemukan di kamp pengungsi.

Ditanya tentang situasi di dalam Baghouz, seorang wanita Rusia yang keluar dengan ketiga anaknya menjawab dalam bahasa Arab yang patah-patah, “Takut.”

Dia mengatakan suaminya telah tewas sebelumnya.

Sumber Gambar: dailymail.co.uk

Laman: 1 2

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.