Connect with us
Gus Mus – Pemilu Itu Tidak Dapat Disamakan Dengan Perang BadarPemilu itu sekedar hajatan rutin lima tahunan. Setelah itu kita bisa menjagokan dan memilih kandidat baru lainnya. Tujuan pemilu itu...
mm

Published

on

Pemilu itu sekedar hajatan rutin lima tahunan. Setelah itu kita bisa menjagokan dan memilih kandidat baru lainnya.


Tujuan pemilu itu hanyalah memilih pemimpin negeri selama lima tahun ke depan, tidak sama dengan kondisi yang terjadi pada Perang Badar. Pemilu itu bukanlah bermusuhan berhadap-hadapan antara pihak tentara kafir quraisy dengan pejuang kaum muslimin.

Kita ini masih dalam tahap belajar berdemokrasi. Bahkan di negara yang sangat maju seperti Amerika Serikat sekalipun friksi dalam berdemokrasi masih terjadi.

Sebagai orang Islam, tidak seyogyanya kita bersikap berlebih-lebihan. Dalam masalah apapun, ketika kita bersikap berlebih-lebihan mustahil bersikap adil.

Sikap berlabih-lebihan itu juga akan menghilangkan akal sehat kita. Sampai kita terseret untuk membawa masalah hajatan lima tahunan ini menjadi masalah agama.

Kalau kita mengucap Allahu Akbar, itu maknanya harusnya menggambarkan kita ini begitu teramat kecilnya. Bahkan dunia ini di alam semesta itu teramat sangat kecil dan nyaris tidak berarti sama sekali.

Ini hanyalah masalah lima tahunan d Indonesia. Sementara yang menyembah Allah itu ada di seluruh dunia.

Sangat berlebih-lebihan jika kalau salah satu pasangan Capres tidak terpilih akan tidak ada lagi yang menyembah Nya. Benci yang berlebih-lebihan, cinta yang berlebih-lebihan, serta cinta yang berlebih-lebihan juga akan membuat semua kehilangan akal sehat.

Sumber: detik.com

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.