Connect with us
Akhirnya, Milisi SDF Berhasil Merebut Baghouz SepenuhnyaISIS telah kehilangan kantong wilayah teritorial terakhirnya di desa Baghuz setelah Pasukan Demokrat Suriah (SDF) menyatakan "total eliminasi dari apa...
mm

Published

on

ISIS telah kehilangan kantong wilayah teritorial terakhirnya di desa Baghuz setelah Pasukan Demokrat Suriah (SDF) menyatakan “total eliminasi dari apa yang disebut kekhalifahan”.

Juru bicara pasukan Syrian Democratic Forces (SDF) yang didukung Amerika, Mustafa Bali mencuit bahwa benteng ISIS terakhir di Suriah, Baghuz, telah direbut, menyatakan kemenangan militernya atas kelompok militan ISIS di Suriah.


“Baghouz telah dibebaskan. Kemenangan militer melawan Daesh (ISIS) telah tercapai, ”tulisnya. SDF telah bertempur untuk merebut benteng terakhir ISIS di Baghouz yang terletak di sepanjang perbatasan Suriah-Irak selama berminggu-minggu.

Reporter NBC News, Matt Bradley, yang melaporkan dari Baghouz, membagikan cuitan di Twitter bendera SDF yang dikibarkan sebagai tanda kemenangan atas sisa-sisa militan ISIS.

Pada hari Selasa, 19 Maret, pasukan SDF berhasil merebut sebuah perkemahan di Baghouz di mana para militan ISIS telah membuat pertahanan terakhir dari kantong kecil wilayah tersebut. SDF juga berhasil memaksa para pejuang ISIS paling militan terpojok ke sebidang tanah kecil di tepi sungai Efrat.

Akhir kekhalifahan ISIS di Baghouz akan mengakhiri kontrol teritorialnya di wilayah tersebut, untuk sebuah kelompok yang pernah memegang kendali atas wilayah yang sangat luas di wilayah tersebut.

Meskipun perebutan wilayah ISIS oleh SDF adalah tonggak penting dalam perang delapan tahun ini, ancaman dari ISIS belum benar-benar berakhir, karena banyak militan ISIS yang tetap tersembunyi di bawah tanah di gurun-gurun Suriah dan kota-kota Irak.

ISIS juga dianggap masih memiliki afiliasi kuat di Semenanjung Sinai, Afghanistan, dan di tempat lain.

Departemen Pertahanan Amerika Serikat mengatakan pada hari Jumat bahwa ISIS tidak lagi “menguasai wilayah apa pun di Suriah” dimana pejabat Sekretaris Pertahanan Patrick Shanahan membuat laporan kepada Presiden Amerika Serikat Trump di Air Force One.

Sekretaris Pers Gedung Putih Sarah Huckabee Sanders mengatakan wilayah kekhalifahan teritorial ISIS telah 100% dimusnahkan setelah berminggu-minggu pertempuran dengan pasukan SDF di Suriah tenggara.

Amerika Serikat masih yakin pemimpin kelompok itu, Abu Bakar al-Baghdadi, masih bebas berkeliaran di Irak. Pada 2014, Al-Baghdadi sempat berdiri di mimbar masjid abad pertengahan besar di Mosul dan mendeklarasikan dirinya sebagai khalifah, berdaulat atas seluruh Muslim di muka bumi.

Serangan besar-besaran pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat untuk merebut kembali wilayah dari ISIS telah berlangsung selama lima tahun dengan dua tampuk kepemimpinan dua presiden (obama & Trump), yang melepaskan lebih dari 100.000 bom dan menewaskan tak terhitung mumlah pejuang dan warga sipil di Suriah dan Irak. Pada puncaknya, apa yang disebut kelompok ISIS berhasil menguasai sepertiga dari Suriah dan Irak, dan berhasil menyandera jutaan orang dengan penerapan yang sangat keras dalam hukum Islam.

Sumber: euronews.com

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.
Advertisement

Serial Drama Terbaru