Connect with us
Pidato Pompeo di Kairo, Menyerang Kebijakan Obama di Timur Tengah“Jelas, ketika Pompeo menegaskan bahwa 'Amerika adalah kekuatan untuk kebaikan di Timur Tengah,' dia tidak memikirkan audiensi lokal. . ....
mm

Published

on

“Jelas, ketika Pompeo menegaskan bahwa ‘Amerika adalah kekuatan untuk kebaikan di Timur Tengah,’ dia tidak memikirkan audiensi lokal. . . yang umumnya mengaitkan kebijakan luar negeri Amerika sebagai bertanggung jawab atas invasi dan pendudukan, mendukung otokrasi dan penjajah, ”H.A. Hellyer, seorang analis Timur Tengah di Atlantic Council, mengatakan dalam sebuah tweet.


Dalam sambutannya, Pompeo juga memuji peningkatan hubungan antara negara-negara Arab, seperti Uni Emirat Arab, dan Israel. Tetapi beberapa orang Mesir menerima deklarasi Pompeo bahwa sikap Arab terhadap Israel sedang berubah. Padahal, sebagian besar di antara mereka memandang Israel sebagai musuh yang telah merampas hak-hak dan tanah orang-orang Palestina.

“Di Mesir, kami tidak benar-benar berbicara tentang Iran,” kata Nouran Hassan, 23, seorang senior yang mempelajari ilmu politik di American University of Cairo yang hadir. “Kami tidak menganggapnya berbahaya. Bagi kebanyakan orang Mesir biasa, Israel adalah musuh mereka sejak tahun 1950-an. ”

Kunjungan Pompeo ke Kairo adalah bagian dari lawatan sembilan negara melalui wilayah yang dirancang untuk meyakinkan sekutu Arab bahwa Amerika Serikat tetap berkomitmen untuk Timur Tengah meskipun ada rencana penarikan dari Suriah.

Sebelumnya pada hari itu, ia bertemu dengan Presiden Mesir Abdel Fatah al-Sissi, seorang mantan jenderal yang dipuji Trump tetapi para kritikus menuduh melakukan pelanggaran HAM. Dalam pembicaraannya dengan para pejabat Mesir, Pompeo mengatakan ia membahas perlunya pemerintah Sissi untuk meningkatkan hak asasi manusia dan kebebasan dasar. Tetapi ketika ditanya apakah ada diskusi tentang orang Amerika yang ditahan, serta ribuan tahanan politik, Pompeo menolak untuk memberikan rincian, hanya mengatakan bahwa “kami berbicara tentang persenjataan lengkap masalah hak asasi manusia.”

Aktivis hak asasi manusia mengatakan Pompeo tidak cukup kuat dalam kritiknya terhadap pelanggaran pemerintah Sissi. Mereka juga menyatakan keprihatinan bahwa dukungan kuat Pompeo terhadap Sissi dan para pemimpin otoriter Arab lainnya dalam upaya memerangi terorisme dapat memberanikan pemerintah mereka untuk melakukan lebih banyak pelanggaran.

“Kami tahu apa artinya itu,” kata Philippe Nassif, direktur advokasi Amnesty International untuk Timur Tengah dan Afrika Utara. “Itu berarti persetujuan diam-diam dari puluhan ribu orang menyapu rezim Sissi di Mesir dengan dalih tuduhan terorisme.”

Sumber: washingtonpost.com

4 of 4Next

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.