Connect with us
mm

Published

on

Syrian Democratic Forces (SDF) yang dipimpin oleh milisi Kurdi menyerbu desa terakhir yang dikuasai oleh militan ISIS di Suriah pada hari Rabu, yang telah mengepung sisa-sisa kekuatan militan ISISdi dua dusun kecil, kata seorang pengamat perang.

Ini adalah puncak dari serangan besar-besaran yang diluncurkan oleh SDF sejak September lalu dengan dukungan koalisi pimpinan Amerika Serikat di mana mereka berhasil mendesak militan ISIS ke kantong pertahanan terakhir mereka di tepi utara lembah Eufrat di dekat perbatasan Irak.


Keberhasilan SDF dalam merebut desa Baghouz membuat beberapa militan ISIS yang tersisa bersembunyi di rumah-rumah yang tersebar di antara ladang-ladang irigasi dan kebun-kebun di tepi utara Lembah Eufrat.

“Operasi pencarian terus dilakukan di Baghouz untuk menemukan militan ISIS yang masih bersembunyi,” kepala Syrian Observatory for Human Rights (SOHR), Rami Abdel Rahman mengatakan kepada AFP.

“SDF sekarang harus merangsek ke daerah pertanian di sekitar Baghouz.”

Sekitar 4.900 orang, kebanyakan wanita dan anak-anak tetapi termasuk 470 militan ISIS, telah melarikan diri dari kantong ekstrimis yang semakin menyusut sejak Senin, Abdel Rahman mengatakan Selasa malam.

Hanya pada hari Selasa saja, 3.500 militan ISIS telah menyerah kepada pasukan SDF.

Mereka dievakuasi dengan puluhan truk yang disewa oleh SDF.

Jatuhnya Baghouz seiring dengan berhasilnya SDF merebut kota Hajin di satu-satunya daerah kantong dan desa-desa Al-Shaafa dan Sousa dalam beberapa minggu terakhir.

Gelombang pengungsi yang baru hampir 27.000 orang yang telah meninggalkan bekas wilayah ISIS sejak awal Desember, termasuk hampir 1.800 militan ISIS diantaranya yang menyerahkan diri, kata SOHR.

Sumber: english.alarabiya.net

Copyright © 2018 Jejaring Net Online
Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.