Connect with us
mm

Published

on

Penarikan militer Amerika Serikat dari Suriah secara resmi telah dimulai, kata seorang pejabat militer.

Kolonel Sean Ryan, juru bicara koalisi pimpinan Amerika Serikat melawan ISIS, mengatakan proses penarikan pasukan Amerika Serikat di Suriah telah dimulai.


Tetapi pejabat yang bermarkas di Baghdad itu tidak memberikan perincian dan tidak jelas berapa banyak kendaraan atau unit pasukan Amerika Serikat telah ditarik.

“Karena khawatir akan keamanan operasional, kami tidak akan membahas jadwal waktu tertentu, lokasi atau pergerakan pasukan,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Berita itu menyusul berminggu-minggu kebingungan tentang rencana Donald Trump untuk penarikan militer Amerika Serikat dari negara itu.

Diumumkan bahwa 2.000 tentara di Suriah akan ditarik selama 60 hingga 100 hari, tetapi para pejabat termasuk penasihat keamanan nasional Amerika Serikat John Bolton mengatakan Amerika Serikat tidak akan pergi sampai ISIS sepenuhnya dikalahkan.

Presiden Trump mengejutkan hampir semua orang – mulai dari Kongres dan Pentagon, hingga sekutu dan musuh Amerika di seluruh dunia – ketika ia mengumumkan penarikan, dengan alasan bahwa Amerika Serikat “tidak mendapatkan apa-apa” dari keterlibatannya di Suriah.

Pengumuman itu dikritik oleh menteri pertahanan Inggris Tobias Ellwood, yang mengatakan ISIS telah “berubah menjadi bentuk ekstremisme lain” dan bahwa ancaman teror ISIS masih sangat mungkin terjadi.

Syrian Democratic Forces (SDF) yang dipimpin milisi Kurdi dan didukung oleh Amerika Serikat mengatakan langkah itu memiliki “implikasi berbahaya” bagi stabilitas, akan “secara negatif mempengaruhi kampanye melawan terorisme” dan menciptakan “kekosongan politik dan militer”.

Dalam minggu-minggu setelah pengumumannya, Trump telah memberikan sinyal yang berbeda atas masa depan keterlibatan militer Amerika Serikat di Suriah.

Setelah awalnya Trump mencuit bahwa dirinya akan membawa kembali pasukan Amerika Serikat mulai dari “sekarang”, Trump minggu ini mengatakan Amerika Serikat akan “angkat kaki dari Suriah dengan langkah yang tepat” sambil “terus memerangi ISIS dan melakukan semua hal lain yang bijaksana dan perlu”.

Berita bahwa penarikan telah dimulai dikonfirmasi pada hari Kamis oleh Syrian Observatory for Human Rights (SOHR).

Dikatakan konvoi sepuluh kendaraan lapis baja dan beberapa truk telah ditarik dari Rmeilan, di barat laut Suriah, ke Irak.

Sumber: news.sky.com

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.