Connect with us

Internasional

Kurdi Menolak Propasal “Zona Keamanan” Suriah di Bawah Kendali Turki

Published

on

Kurdi Menolak Propasal "Zona Keamanan" Suriah di Bawah Kendali Turki
Kurdi Menolak Propasal "Zona Keamanan" Suriah di Bawah Kendali Turki, Sumber Gambar: rudaw.net

Turki Akan Mengontrol Zona Keamanan Suriah

Turki adalah rumah bagi lebih dari tiga juta pengungsi Suriah.

Sejak awal konflik, Ankara telah menyerukan daerah aman yang didukung oleh zona larangan terbang di perbatasan 900 km dengan Suriah untuk melindungi warga sipil dari serangan udara dan darat.

Tetapi dukungan untuk proposal telah berkurang.

Rencana itu semula diperdebatkan kepada pendahulu Trump, Barack Obama, sehingga struktur yang aman dapat disediakan bagi para pengungsi Suriah dengan syarat Washington menyediakan logistik dan dukungan udara, sementara Ankara memasok keamanan darat, kata Erdogan.

“Sayangnya Obama gagal mengambil langkah-langkah yang diperlukan,” katanya, berbicara kepada wartawan setelah pidatonya di parlemen.

Tetapi setelah diskusi dengan Trump, Erdogan mengatakan bahwa rencana itu dapat dibangkitkan dan “zona keamanan” sejauh 30 km dapat diperpanjang, jika perlu.

Itu dapat dibuat bekerja sama dengan koalisi internasional yang didukung Amerika Serikat melawan IS, yang juga anggota Turki.

“Kita bisa menciptakan zona aman seperti itu jika pasukan koalisi khususnya Amerika memberikan dukungan logistik dan keuangan,” kata Erdogan.

“Itu juga akan sepenuhnya mencegah masuknya [pengungsi].”

Namun pemimpin Turki itu menolak kehadiran YPG di zona itu.

Juru bicara Erdogan Ibrahim Kalin mengatakan zona keamanan akan “dikendalikan oleh Turki, dengan penggelaran militer Turki, kegiatan intelijen dan keterlibatan penduduk setempat”.

Dia mengatakan modalitasnya sedang dibahas dengan Washington, dan menambahkan bahwa panglima militer Turki Jenderal Yasar Guler akan bertemu Rabu dengan timpalannya dari Amerika Serikat di Brussels.

Laman: 1 2 3 4

Advertisement
Comments