Connect with us

Published

on

Turki akan segera melancarkan serangan terhadap milisi Kurdi Suriah jika Amerika Serikat menunda penarikan pasukannya dari Suriah, kata menteri luar negeri itu.

“Jika penarikan personil militer Amerika Serkat ditunda dengan alasan konyol seperti orang Turki membantai orang Kurdi, yang tidak mencerminkan kenyataan, kami akan mengimplementasikan keputusan ini,” kata Mevlüt Çavuşoğlu kepada televisi NTV.


Turki dan AS berselisih soal masa depan milisi Kurdi Suriah setelah presiden Amerika Serikat, Donald Trump, membuat pengumuman mengejutkan bulan lalu untuk menarik 2.000 tentara dari Suriah.

Menjelang langkah Trump, presiden Turki, Recep Tayyip Erdoğan, mengancam akan melancarkan operasi lain di Suriah yang menargetkan milisi Suriah Kurdi yang didukung Amerika Serikat, yang Turki anggap sebagai kelompok teroris.

Para pejabat Turki mengadakan pertemuan tegang minggu ini dengan penasihat keamanan nasional Trump, John Bolton, di Ankara yang bertujuan mengoordinasikan proses penarikan.

Erdogan – yang telah menyambut rencana penarikan – menyatakan bahwa Bolton melakukan “kesalahan besar” dengan menuntut agar Ankara memberikan jaminan keselamatan milisi Kurdi sebelum Washington menarik tentaranya.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo, yang sedang melakukan tur regional, juga mengatakan pada hari Rabu bahwa Turki telah berkomitmen untuk melindungi sekutu Kurdi Washington yang berperang dengan ISIS di Suriah.

Pasukan Amerika telah bekerja erat dengan milisi People’s Protection Units (YPG), yang dilihat oleh Ankara sebagai “cabang teroris” dari Kurdistan Workers’ Party (PKK) yang dilarang, yang telah melancarkan pemberontakan terhadap negara Turki sejak 1984.

Çavuşoğlu mengatakan Turki akan melanjutkan rencana serangannya.

“Keputusan kami ditentukan di lapangan dan di meja … Kami akan memutuskan waktunya dan kami tidak akan menerima izin dari siapa pun.”

Dia juga mengatakan beberapa pejabat dalam pemerintahan Amerika Serikat telah berusaha untuk mencegah Trump dari rencana penarikan dan membuat “alasan” seperti Turki membantai orang Kurdi, mengacu pada komentar Pompeo.

Çavuşoğlu mengatakan Ankara akan melawan YPG apakahAmerika Serikat menarik diri dari Suriah atau tidak. Dia juga mengatakan dia berencana untuk melakukan panggilan telepon dengan Pompeo pada hari Kamis.

Sumber: theguardian.com, cbsnews.com

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA

Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.