Connect with us
mm

Published

on

Ankara, Turki – Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat John Bolton tiba di Turki pada hari Senin untuk mencoba menuntaskan kesepakatan bagi Kurdi Suriah ketika Amerika Serikat mempersiapkan penarikan militernya.

Bolton akan mendarat di ibu kota Turki, Ankara, di mana ia akan bergabung dengan Kepala Staf Gabungan Amerika Serikat Jenderal Joseph Dunford, setelah menyatakan penarikan Amerika Serikat adalah syarat untuk mengalahkan ISIS, serta Jaminan Turki tentang keamanan sekutu milisi Kurdi Amerika Serikat.


Pengumuman Presiden Donald Trump 19 Desember tentang penarikan 2.000 tentara dari Suriah telah meningkatkan harapan bahwa Turki dapat meluncurkan operasi militer yang menargetkan People’s Protection Units (YPG), yang telah mempelopori Syrian Democratic Forces (SDF) sekutu Amerika Serikat dalam perang melawan ISIS.

“Kami tidak berpikir Turki harus melakukan aksi militer yang tidak sepenuhnya dikoordinasikan dengan dan disetujui oleh Amerika Serikat,” kata Bolton kepada wartawan di Yerusalem, Minggu.

Bolton menambahkan Turki harus “memenuhi persyaratan Trump agar pasukan oposisi Suriah yang berperang dengan kita tidak terancam punah.”

Aliansi Amerika Serikat dengan YPG, yang telah membantu mempersenjatai dan melatihnya, telah menjadi salah satu batu sandungan utama dalam hubungan dengan Ankara karena ikatan YPG dengan Kurdistan Workers’ Party (PKK). Sejak 1984 PKK telah melancarkan perang melawan Turki yang telah menyebabkan lebih dari 40.000 kematian.

Ankara menganggap kedua kelompok Kurdi sebagai organisasi “teroris”.

Laman: 1 2 3

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.