Connect with us
Pesawat Sekutu Sengaja Terbang di Kawasan Udara Ukraina Untuk Mengingatkan RusiaMiliter Amerika Serikat dan beberapa negara sekutu mengambil bagian dalam "penerbangan luar biasa" di kawasan udara Ukraina di bawah Perjanjian...
mm

Published

on

Militer Amerika Serikat dan beberapa negara sekutu mengambil bagian dalam “penerbangan luar biasa” di kawasan udara Ukraina di bawah Perjanjian Open Skies yang dimaksudkan untuk mengirim pesan khusus ke Rusia yang semakin agresif, Pentagon mengatakan dalam sebuah pernyataan Kamis.

“Waktu penerbangan ini dimaksudkan untuk menegaskan kembali komitmen Amerika Serikat terhadap Ukraina dan negara mitra lainnya,” menurut pernyataan itu. “Amerika Serikat tegas dalam dukungan kami untuk keamanan negara-negara Eropa.”


Pernyataan itu tidak mengatakan jenis pesawat apa yang digunakan, di mana secara khusus pesawat itu terbang, atau berapa banyak sekutu yang terlibat dalam penerbangan itu.

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat kemudian menulis di Twitter bahwa militer Amerika Serikat menerbangkan Air Force OC-135 – sebuah pesawat pengamatan tak bersenjata yang digunakan sebagai bagian dari misi Open Skies – ementara itu Kanada, Jerman, Prancis, Rumania dan Inggris juga berpartisipasi dalam misi tersebut.

Perjanjian Open Skies 2002, yang ditandatangani oleh Amerika Serikat dan 33 negara lain – termasuk Rusia – adalah perjanjian kontrol senjata yang memungkinkan penerbangan udara yang tidak bersenjata di atas wilayah semua negara penandatangan.

Amerika Serikat menuduh Rusia melanggar perjanjian itu dengan membatasi penerbangan pengawasan Amerika Serikat atas wilayah militer Kaliningrad.

Ketegangan dengan Moskow telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir menyusul kejatuhan tiga kapal Ukraina di negara itu akhir bulan lalu di lepas pantai Crimean Peninsula di Ukraina. Kapal Rusia menembaki kapal Ukraina sebelum merebut tiga kapal dan 24 pelaut.

Rusia, yang mencaplok Krimea pada 2014 karena kecaman internasional, mengatakan bahwa kapal-kapal itu beroperasi secara tidak sah di perairan teritorialnya, dan bahwa mereka diprovokasi untuk menembak ketika kapal-kapal Ukraina mulai berperilaku agresif.

“Serangan Rusia yang tidak beralasan terhadap kapal angkatan laut Ukraina di Laut Hitam dekat Selat Kerch adalah eskalasi berbahaya dalam pola aktivitas yang semakin provokatif dan mengancam,” kata pernyataan itu.

“Amerika Serikat mencari hubungan yang lebih baik dengan Rusia, tetapi ini tidak dapat terjadi sementara tindakan tidak sah dan tidak stabil terus berlanjut di Ukraina dan tempat lain.”

Sumber: thehill.com

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.