Connect with us
mm

Published

on

KIEV (AFP) – Presiden Ukraina Petro Poroshenko pada Selasa (27 November) memperingatkan ancaman “perang skala penuh” dan mengatakan Rusia telah menambah secara tajam kehadiran militernya di perbatasan bersama mereka ketika ketegangan meningkat.

“Saya tidak ingin ada yang berpikir ini menyenangkan dan permainan. Ukraina berada di bawah ancaman perang skala penuh dengan Rusia,” kata presiden itu dalam wawancara dengan televisi nasional.


Jumlah unit Rusia yang dikerahkan di sepanjang perbatasan Ukraina-Rusia telah “meningkat secara dramatis” sementara jumlah tank Rusia telah meningkat tiga kali lipat, kata Poroshenko, mengutip laporan intelijen tetapi tidak memberikan skala waktu yang tepat untuk penumpukan.

Dia berbicara setelah pasukan Rusia menyita tiga kapal Kiev di lepas pantai Crimea pada hari Minggu dan menangkap 24 pelaut Ukraina, yang memicu krisis diplomatik baru.

Pada hari Selasa, sebuah pengadilan di Simferopol, kota utama di Krimea yang dianeksasi oleh Rusia, memerintahkan 12 dari para pelaut yang akan ditahan dalam penahanan pra-ajudikasi selama dua bulan. Tiga pelaut yang dirawat di rumah sakit juga ditahan secara resmi selama dua bulan. Sisanya akan muncul di pengadilan pada hari Rabu.

Langkah ini kemungkinan akan semakin memicu ketegangan antara Moskow dan Kiev, karena Rusia terus menuduh para pelaut menyeberang secara ilegal ke perairan Rusia dan mengabaikan peringatan dari penjaga perbatasannya.

Kiev telah menuntut pembebasan para pelautnya dan mendesak sekutu Barat untuk menjatuhkan sanksi lebih lanjut ke Moskow.

Laman: 1 2 3

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.