Connect with us
S-300 Suriah Mustahil Menangkal Serangan Simultan IsraelTidak hanya S-300 Suriah, Bahkan barisan S-400 Rusia di Pangkalan Udara Khemeimim sekalipun tidak akan mampu menangkal serangan rudal jika...
mm

Published

on

Tidak hanya S-300 Suriah, Bahkan barisan S-400 Rusia di Pangkalan Udara Khemeimim sekalipun tidak akan mampu menangkal serangan rudal jika diluncurkan simultan oleh militer Israel.

S-300 maupun S-400 hanya mampu menangkal serangan rudal 1:1. Padahal, satu instalasi S-300 maupun S-400 hanya berisi 4 rudal anti serangan udara. Jikalau serangan dilakukan secara simultan dari berbagai posisi dan sumber serangan, maka secara logika mustahil S-300 maupun S-400 ataupun baterai rudal penangkis serangan udara akan mampu menangkal semua serangan rudal secara berbarengan.


Padahal, Israel sangat mungkin tidak akan mengandalkan satu sumber serangan untuk menghancurkan Suriah. Israel memiliki begitu banyak arsenal rudal yang mampu mencapai Suriah. Selain itu, Israel juga memiliki armada tempur udara yang kekuatannya luar biasa dan terbaik di kawasan tersebut. Israel juga memiliki skuadron F-16, F-22 dan F-35 yang terbaik dan terkuat di kawasan.

Jikalau Suriah dihujani rudal oleh Israel dengan disertai serangan udara simultan oleh Israel, maka pertahanan udara Suriah dan bahkan milik Rusia yang ada di Tartus maupun Khemeimem sekalipun, tidak mungkin mampu menangkal semua rudal yang diluncurkan oleh Israel. Apalagi jika beberapa negara NATO ikut terlibat langsung dalam serangan tersebut.

Ini lain ceritanya jika Suriah mampu menghentikan langsung dari sumbernya. Dalam arti mampu membungkam pangkalan kekuatan udara dan rudal Israel secara langsung.

Opsi terakhir ini juga nyaris mustahil. Pertahanan Iron Dome milik Israel memiliki kinerja yang luar biasa. Puluhan serangan roket secara simultan oleh Hamas mampu dirontokkan secara bersamaan. Ini belum lagi jika Israel mengerahkan baterai rudal Patriot.

Serangan rudal, udara dan darat ke jantung kekuatan militer Israel nyaris mustahil mampu dilakukan oleh Suriah dan para pendukungnya. Kekuatan udara dan darat Israel adalah yang terbaik di kawasan tersebut.

Belum lagi kalau Israel diserang, pasti akan menyeret negara-negara sekutu Israel untuk melibatkan diri. Ini berarti akan memicu perang dunia ke tiga.

Jelas, tidak ada seorangpun pemimpin dunia yang berani memicu perang dunia ke tiga, kecuali dia benar-benar seorang psikopat atau memiliki kelainan jiwa. Pemimpin dunia yang nyeleneh seperti Trump saja sangat mungkin akan berfikir ribuan kali sebelum memicu perang dunia ke tiga.

Jadi, walaupun Suriah dipersenjatai dengan S-300, itu hanya mampu menangkal sementara serangan Israel. Padahal, Israel selama ini terkenal ngeyel dan serampangan dalam menyerang negara tetangga.

Jika Israel memilih ngeyel, maka S-300 tidak akan mampu menangkal serangan rudal dan udara simultan Israel. Faktanya sudah lebih dari 200 serangan udara Israel ke Suriah, dan sebagian besar diantaranya berhasil menghancurkan target yang diinginkan Israel.

Apakah Rusia tidak tahu mengenai serangan Israel tersebut? Sangat tidak mungkin. Radar S-400 jelas mampu melacak nyaris semua rudal maupun pesawat Israel maupun sekutu yang menyusup ke wilayah Suriah dan merontokkannya bilamana perlu.

Rusia pasti berhitung ribuan kali untuk merontokkan rudal dan pesawat Israel, walaupun menyusup ke wilayah udara Suriah. Selama tidak membahayakan personil dan aset militernya, militer Rusia akan memilih pura-pura tidak tahu untuk mencegah eskalasi konflik membesar di kawasan tersebut.

Moskow tidak akan gegabah, karena di belakang Israel ada kekuatan raksasa yang tidak main-main. Mencubit Israel sama dengan memicu perang frontal yang jauh lebih besar dan mengerikan dampaknya tidak hanya di kawasan tersebut, namun juga akan berdampak di seluruh dunia.

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.