Connect with us
Setidaknya 39 Tewas Ketika Sebuah Ledakan Menghancurkan Bangunan di SarmadaSebuah ledakan di Suriah utara telah menewaskan sedikitnya 39 orang dan melukai banyak orang lainnya, tetapi penyebab ledakan itu tidak...
mm

Published

on

Sebuah ledakan di Suriah utara telah menewaskan sedikitnya 39 orang dan melukai banyak orang lainnya, tetapi penyebab ledakan itu tidak segera diketahui, aktivis oposisi mengatakan.

The White Helmets, mengatakan ledakan itu terjadi di desa Sarmada dekat perbatasan Turki pada hari Minggu (waktu setempat).


Ledakan itu menghancurkan dua bangunan berlantai lima dan mengubur banyak korban, kata White Helmets.

Syrian Observatory for Human Rights (SOHR) menyebutkan jumlah korban tewas di 39, termasuk 21 wanita dan anak-anak.

Sebuah media pro pemberontak, kantor berita Smart mengatakan orang-orang yang meninggal termasuk warga sipil serta anggota Levant Liberation Committee (LLC) yang terkait dengan Al Qaeda.

SOHR mengatakan sebuah depot senjata di ruang bawah tanah sebuah gedung telah meledak.

Dikatakan depot itu dikelola oleh penjual senjata yang dekat dengan kelompok LLC.

Sementara itu, pasukan Pemerintah Suriah yang memerangi pemberontak di provinsi Idlib telah mengirim lebih banyak bantuan menjelang serangan potensial terhadap benteng pemberontak besar terakhir di Suriah.

Harian pro-pemerintah Suriah, Al-Watan mengatakan bala bantuan militer besar telah mencapai pinggiran provinsi Idlib sebagai langkah awal untuk meluncurkan serangan besar-besaran.

Mengutip sumber-sumber militer, Al-Watan mengatakan bahwa pasukan telah mencapai pedesaan utara provinsi tetangga Hama sebagai bagian dari persiapan militer untuk merebut kembali provinsi Idlib.

Serangan yang diperkirakan terjadi di Idlib terjadi setelah pasukan pemerintah merebut kubu pemberontak besar awal tahun ini di dekat ibu kota Damaskus dan di provinsi selatan Daraa dan Quneitra.

Al-Watan mengatakan bahwa pertempuran akan “komprehensif”, mulai dari desa utara Hama ke desa selatan Aleppo, menambahkan bahwa target pertempuran adalah untuk merebut Kota Idlib.

Pemerintah serangan udara di provinsi pada hari Jumat menewaskan puluhan.

Aktivis pro-pemerintah mengatakan di media sosial bahwa elit “Tiger Force”, yang dipimpin oleh Brigadir Jenderal Suheil al-Hassan, tiba di Suriah utara untuk mempelopori apa yang mereka sebut operasi “Dawn of Idlib”.

Sumber: abc.net.au

Copyright © 2018 Jejaring Net Online
Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.