Connect with us

Opini

Mencoba Menikmati Marak Seba di Keheningan Malam

mm

Published

on

Mencoba Menikmati Marak Seba di Keheningan Malam
Sumber Gambar: islam21c.com

Beberapa kondisi terakhir yang mendera saya termasuk yang akhir-akhir ini menghantam kesehatan dapat saja dimaknai dengan pasrah, menyerah atau bahkan sangat mungkin juga putus asa. Namun, Alhamdulillah sampai dengan saat ini, saya masih memaknainya dengan pasrah dan memilih untuk berserah diri ketimbang menyerah, apalagi putus asa.

Yang penting saya berusaha berikhtiar secara optimal, masalah hasil akhirnya bagaimana, saya serahkan saja kepada Sang Maha Pembuat Keputusan.  Cepat atau lambat hanya masalah waktu saja bahwa kita akan kembali, sisanya menjadi rahasia Allah semata.


Sejujurnya, saya sebelumnya sempat nyaris menyerah dan bahkan lebih dekat ke agak berputus asa. Untung, saya dapat berfikir jernih, walaupun saat itu dalam kondisi lumayan kritis.

Kondisi ini saya anggap sebagai kesempatan yang diberikan oleh Nya kepada saya agar setidaknya berusaha mengurangi segala dosa saya di masa lalu.  Kondisi ekonomi yang agak goyah, rasa sakit yang kadang datang tiba-tiba, karir yang nyaris sepenuhnya tenggelam adalah balasan yang cukup setimpal atas segala kesalahan saya di masa lalu.

Kesalahan fatal yang kala itu nyaris melupakan adanya Dzat Yang Maha Agung, lupa diri terhadap kenikmatan dunia dan nyaris tidak tersentuh sama sekali oleh air wudhu. Untungnya, saat ini saya mulai lebih mudah terbangunkan oleh suara adzan dan mulai menikmati keheningan malam kala  terbangun untuk “Marak Seba (menghadap dan bersujud ke Sang Maha Penguasa)” di malam hari.   

Laman: 1 2

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.
Advertisement

Info Bisnis