Connect with us
mm

Published

on

Nursalam, warga Kelurahan Anawai, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, diringkus polisi karena diduga melakukan penghinaan kepada Kapolri dan Presiden, melaui media sosial Facebook. Nursalam ditangkap tim cybercrime pada Minggu lalu, untuk diperiksa intesif.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Malam SCTV, Selasa (6/6/2017), dalam akun Facebook, Nursalam memposting status yang berbau mosi tidak percaya dengan kepolisian.


Nursalam juga seringkali mengunggah informasi yang berbau provokatif dan mengandung unsur SARA, serta kebencian.

Polisi sudah menetapkan Nursalam sebagai tersangka dan mengamankan barang bukti sebuah telepon genggam, serta memeriksa 3 saksi termasuk saksi ahli bahasa.

Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara, AKBP Sunarto menyatakan Nursalam merupakan salah satu pegawai kontrak PT Telkom wilayah Kota Kendari.

Nursalam bakal dijerat Undan-Undang Nomor 11 Tahun 2008, tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE).

Sumber: Liputan6

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.