Connect with us
Rekaman Video Serangan Teror Di Jantung Ibukota InggrisPerdana Menteri Inggris Theresa May mengklaim bahwa "terlalu banyak toleransi" terhadap ekstremisme Islam di Inggris, sehingga dia bersumpah akan menghadapi...
mm

Published

on

Perdana Menteri Inggris Theresa May mengklaim bahwa “terlalu banyak toleransi” terhadap ekstremisme Islam di Inggris, sehingga dia bersumpah akan menghadapi serangan teror ketiga untuk menyerang Inggris tahun ini.

Tujuh orang tewas dan 48 lainnya cedera saat tiga orang bertopeng mengendarai sebuah van melindas setiap pejalan kaki di London Bridge sebelum ketiga teroris tersebut melompat keluar dan secara membabi buta menusuki semua pengunjung di bar dan restoran terdekat.


Polisi mengatakan ketiga penyerang tersebut, yang mengenakan sabuk bunuh diri palsu untuk menebar kepanikan lebih lanjut. Akhirnya ketiganya berhasil ditembak mati dalam waktu delapan menit setelah polisi menerima panggilan darurat pertama setelah pukul 10 malam waktu setempat. Pihak berwenang mengumumkan 12 penangkapan pada hari Minggu.

Berbicara di Downing Street lima hari sebelum pemilihan umum Inggris, Mei menggambarkan serangan terakhir sebagai “brutal” dan mengatakan ekstremisme harus dikalahkan. “Kita tidak bisa dan tidak boleh berpura-pura bahwa segala sesuatu dapat berlanjut seperti apa adanya,” katanya. “Sudah cukup.”

Sumber: CNN

Copyright © 2018 Jejaring Net Online
Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.